Jambi - AS warga Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi terpaksa mendekam di Jeruji besi akibat ulahnya sendiri.

AS tega membunuh sepupunya sendiri berinisial RD mengunakan senjata tajam, RD mengalami dua luka tusukan dibagian badan.

Kapolresta Jambi Kombes Pol Dover mengatakan bermula rabu 2 Oktober 2019, bertempat diteras rumah orang tua korban RD di Kelurahan Arab Melayu, sebelumnya Tersangka mendatangi rumah korban untuk meminta celana jeans yang dipinjam oleh korban.

Selanjutnya korban dan tersangka terjadi cekcok, ribut-ribut mulut kemudian tersangka pulang kerumah mengambil benda tajam dan kembali keremah orang tua korban. Disitulah terjadi keributan dan korban kena tusuk dan meninggal dunia.

"Ada dua tusukan didada sebelah kiri bawah dan kanan atas," jelas Kapolresta, Senin (7/10/19).

Setelah melakukan pembunuhan, kata Kapolresta, Tersangka langsung melarikan diri mengunakan perahu ketek, dan kemudian naik Ojek terus menumpang kapal bermuatan pasir yang bertujuan ke Batam.

Mengetahui hal tersebut personil Polsek Pelayangan dan dibantu personil Satreskrim Polresta Jambi serta bekerja sama dengan Ditpol Airud Polda Jambi melakukan pengejaran dengan menggunakan kapal milik Pol Airud Polda Jambi.

"Kira - kira di Talang Duku, keluar dari wilayah perairan, disaat itulah dilakukan penangkapan, tersangka bersembunyi dibawah dek kapal," katanya.

"Sebenarnya Korban dan tersangka masih berkeluarga, masih sepupuan, karena mereka tinggal berdekatan dan sering melakukan pinjam-pinjam pakaian. Masalahnya memang sepele," tambahnya. 

Akibat perbuatannya Tersangka melangar pasal 338 KUHPidana atau 351 ayat (3) KUHPidana ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun. (uya) 


loading...