Sarolangun- Walaupun aksi unjuk rasa Himpabal bersama masyarakat bathin limo kemarin pada (16/03) tempatnya dipos I PT. Agrindo Panca Tunggal Perkasa (APTP) berakhir dengan keputusan bermediasi yang akan digelar diPolres Sarolangun pada Pekan depan.

Namun rasa kecewa dan kekesalan sangat dirasakan oleh para pendemo pada saat menyampaikan aspirasinya.

Tentu saja, hal ini dikarenakan pendemo tidak dihadapkan langsung dengan petinggi (pimpinan) PT.APTP disarolangun, seperti Askep dan Manager, hanya saja mereka dihadapkan dengan puluhan Security dan Humas PT.APTP.

Dengan begitu, pendemo merasa bahwa unjuk rasa mereka sudah diantisipasi dengan diskenario yang dilajukan pihak petinggi PT. Agrindo untuk mengadu Domba antara mereka (pendemo) dengan para pekerja seperti Security dan Humas, karena humas dan security adalah bagian dari saudara dari pendemo itu sendiri. 

"Peran manejer itu penting, jangan dio ngadu-ngadu orang kami be." Pungkas Muhammad Ketua Himpabal pada saat duduk mencari solusi bersama Humas dan pihak kepolisian

"Ini strategi adu domba sudah main, sayo sudah tahu."tambahnya lagi.

Berdasarkan pantauan harian ini, meskipun dalam aksi unjuk rasa sempat terjadi kericuhan, sampai-sampai terjadi aksi berbaring dijalan, saling dorong dan adu mulut, dan aksipun juga sangat memanas akan tetapi pihak pemerintah kabupaten (pemkab) tidak satupun menghadiri dan menengahi perkara mereka, seperti menutup telinga dan mata.

Penegak hukum sarolangun memang patut diancungi jempol. yang seharusnya mempasilitasi untuk memediasi kedua belah pihak tersebut adalah Pemkab itu sendiri, namun kepolisian sarolangun yang diutuskan untuk mengamankan disana berinisiatif akan memediasikan persoalan pendemo bersama pihak perusahaan yang bergerak dibidang kelapa sawit itu digelar dipolres sarolangun. 

"Mingu depan kita akan mediasi dipolres sarolangun, untuk waktu dan tanggalnya nanti akan diberitahukan kembali. Karena apa? Kita belum tahu kegiatan dipolres seperti apa, yang pastinya minggu depan kita bermediasi dipolres."ujar Rendi Kasat Intel berpangkat Iptu itu dihadapan para pendemo dan petugas keamanan dan humas PT Agrindo, usai membacakan surat kesepakatan antara hinpabal dan PT.APTP untuk bermediasi.(Gun)