Home / Mata Jambi / Halo Barat / Diduga, Pengerjaan Proyek Pusat Kuliner di Tebo Asal Jadi

Diduga, Pengerjaan Proyek Pusat Kuliner di Tebo Asal Jadi

Jalan proyek yang tak kunjung selesai

MUARATEBO,halojambi.id – Pengerjaan proyek Pusat Kuliner senilai lebih kurang 16 milyar di RT.03 Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten Tebo hingga saat ini belum juga selesai dikerjakan.

Padahal. Tertera pada kontrak kerja, masa pelaksanaan pekerjaan proyek tersebut berakhir pada tanggal 17 Mei 2018 yang lalu. Antinya, pekerjaan proyek tersebut sudah molor dua bulan lebih.

Parahnya lagi, proyek normalisasi Tebing Sungai Batangahari yang didanai dari hibah pemerintah pusat senilai lebih kurang 16 milyar tahun anggaran 2017 itu, kuat dugaan dikerjakan asal jadi dan menjadi sorotan warga sekitar, terutama pada item pekerjaan Cor jalan dan Dreanase.

“Lihat saja sendiri bang, hasil Corannya seperti kurang semen serta Dreanasenya kecil dan untuk pembuangan kesungai. Nampak nian pasirnya,” kata Budi warga sekitar, jum’at (27/07).

Untuk itu, Budi berharap kepada intansi terkait dan pengawas proyek, agar benar-benar mengawasi pekerjaan proyek tersebut, “Sayang nian kalo proyek dengan anggaran milyaran dikerjakan asal jadi,” kata Budi lagi.

Dirinya juga meminta kepada pengawas lapangan baik dari Dinas maupun Konsultan kembali meninjau hasil Cor beton jalan maupun Dreanasenya.

“Coba pengawas Cek Job Mix Furmula (JMF) hasil cor beton jalan dan dreanase yang ada sekarang ke labor,” pintanya.

Diketahui, proyek tersebut dikerjakan oleh PT. Rudi Agung Laksana mengunakan dana hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2017. (Nul)

About Halo Jambi

Baca Juga

Masyarakat Desa Bernai Sarolangun Gruduk Lahan Perkebunan Tanpa Identitas

SAROLANGUN, Halojambi.id – Ratusan masyarakat geruduk lahan perkebunan sawit dan mempertanyakan keberadaan lahan perkebunan yang …