Home / Mata Jambi / Diduga, PPK Kota Baru Memanipulasi Data

Diduga, PPK Kota Baru Memanipulasi Data

Sulastri, warga simpang 3 Sipin yang mengaku dirinya tidak ikut mendukung DPD.

 

Jambi, halojambi.id – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kota Baru Jambi, Provinsi Jambi diduga memanipulasi data dukungan saat melakukan vaktualisasi dukungan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jambi. Pasalnya, terdapat puluhan nama sampel dukungan yang seharusnya ditemui. Namun warga mengaku tak pernah didatangi petugas KPU akan tetapi namanya memenuhi syarat mendukung salah satu calon DPD tersebut.

Hal itu diketahui saat dikonfirmasi sejumlah warga di kelurahan simpang tiga Sipin dan Kelurahan Kenali asam bawah Kecamatan Kota Baru Kota Jambi yang mempertanyakan atas namanya masuk dalam Kategori (MS1) Memenuhi syarat dukungan kepada salah satu calon DPD asal jambi, setelah dilakukan Vaktualisasi Oleh Komisi pemilihan Umum (KPU) Jambi.

Satu diantara warga itu ialah Sulastri warga Rt 17 Kelurahan simpang Tiga Sipin Kecamatan Kota baru kota Jambi. Ketika ditemui di kediamannya, ia mengaku terkejut, Identitasnya memenuhi syarat menjadi pendukung salah satu calon DPD. Padahal ia tidak pernah sama sekali memberikan dukungan dalam bentuk Ktp.

” sama sekali tidak ada petugas Kpu yang menemui saya melakukan vaktualisasi atau menanyakan terkait dukungan DPD. Akan tetapi Identitas saya masuk Kategori MS1 dalam arti mendukung calon DPD setelah dilakukan vaktualisasi,” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan Suprihartini warga RT 14 kelurahan simpang Tiga Sipin Kecil Kota baru. Dirinya juga tidak pernah ditemui petugas Kpu untuk menanyakan dukungan DPD. Akan tetapi identitasnya Juga MS 1 Mendukung calon Anggota DPD.

” saya tidak pernah memberikan foto copy KTP Untuk mendukung salah satu calon DPD asal jambi sedikitpun,” tukasnya.

Sementara itu Sukatik Warga Rt 36 Kelurahan Kenali asam bawah Kecamatan kota baru Kota Jambi mengatakan, beberapa hari yang lalu ia didatangi oleh 4 orang yang mengaku petugas dari Kpu. Kedatangan mereka untuk menanyakan terkait identitasnya masuk menjadi pendukung calon DPD. Betapa terkejut dirinya, karena ia tidak pernah memberikan dukungan kepada siapapun.

Ia mengaku tidak memberikan dukungan, namun petugas yang mengatas namakan Kpu itu mengeluarkan sejumlah kertas yang tidak dijelaskan apa maksud dari surat itu. ” saya hanya diperintahkan untuk tanda tangan tidak dijelaskan isi dari kertas tersebut dan diminta untuk memberikan foto copy KTP,” tuturnya.

Senada juga terjadi pada Yuli Purwanti warga Rt 36, ia didatangi petugas Kpu untuk menanyakan dukungan DPD padahal ia sama sekali tidak pernah memberikan Ktp untuk mendukung salah satu calon dan itu di jelaskan kepada petugas yang menemuinya. Singkat cerita, ia juga diberikan selembar kertas untuk di tandatanginya dan tidak dijelaskan maksud dari isi surat itu.

Setelah ditelusuri, surat yang mereka tanda tangan adalah surat dukungan yang isinya mendukung salah satu calon DPD. Ia mengaku tidak membaca isi lantaran matanya kabur atau kurang jelas dalam membaca. “Mata saya rabun, jadi gak jelas kalau untuk baca, bahkan mereka ini tergesa gesa untuk pergi, sehingga membuat kami agar cepat tanda tangan,” sebutnya.

Sementara itu Ketua PPK Kota Baru Anwar Sadat ketika di Konfirmasi mengatakan, ia sudah bekerja semaksimal mungkin dan sesuai UU. “Kita sudah bekerja sesuai UU. Syarat dukungan DPD ini kan banyak, misal 1.000 yang di sampel itu 100, tidak semua di vaktualisasi mungkin yang mas datangi tidak masuk sampel, jadi tidak kunjungi”. Tutur Anwar.

Seperti diketahui, dugaan PPK meloloskan berkas dukungan itu milik daryanti Uteng. Daryanti uteng di ketahui, saat ini masih menjabat sebagai DPD RI. Dan pada tahun 2019 ia akan mencalonkan kembali. Tak mudah memang menjadi anggota DPD. Mereka harus mengumpulkan dukungan 2.000 orang. Besar dukungan itu sangat bergantung jumlah penduduk di provinsi atau daerah tempat mereka dicalonkan. (uya)

About Halo Jambi

Baca Juga

Wakapolda Jambi Laksanakan Jumling ke Masjid Nurul Hikmah

Jambi, halojambi.id – Jumat (16/11) Wakapolda Jambi Brigjen Pol Drs. Ahmad Haydar, S.H., M.M. melaksanakan …