Home / Mata Jambi / IDI Provinsi Jambi Capai 74,12 Poin

IDI Provinsi Jambi Capai 74,12 Poin

Kegiatan Rilis Indeks Demokrasi Indonesia 2017 di kantor BPS Provinsi Jambi.

 

Jambi, halojambi.id – IDI adalah indikator komposit yang menunjukkan tingkat perkembangan demokrasi di Indonesia. Tingkat capaiannya diukur berdasarkan pelaksanaan dan perkembangan tiga aspek demokrasi, yaitu Kebebasan Sipil (Civil Liberty), Hak-Hak Politik (Political Rights), dan Lembaga-Lembaga Demokrasi (Institution of Democracy).

Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Jambi tahun 2017 mencapai 74,12 poin dalam skala indeks 0 sampai 100. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan dengan IDI 2016 yang capaiannya sebesar 68,89 poin.

“Perubahan angka tersebut menunjukkan tingkat demokrasi Jambi masih termasuk dalam kategori “sedang”, “kata Dadang Hardiwan, Kepala BPS Provinsi Jambi.

Ia menyampaikan Capaian IDI dari tahun 2009 hingga 2017 mengalami fluktuasi. Pada awal mula dihitung tahun 2009, capaian IDI hanya sebesar 71,00 poin.

” Angka ini terus mengalami perubahan hingga mencapai momen terendahnya pada tahun 2013 sebesar 64,41 poin dan kembali berfluktuasi serta pada akhirnya mengalami perubahan tertinggi pada tahun 2017 sebesar 74,12 poin,” Sebut Dadang.

Menurutnya, Fluktuasi angka IDI adalah cerminan situasi dinamika demokrasi di Provinsi Jambi. IDI sebagai sebuah alat ukur perkembangan demokrasi yang khas Indonesia memang dirancang untuk sensitif terhadap naik-turunnya kondisi demokrasi.

“IDI disusun secara cermat berdasarkan kejadian (evidence-based) sehingga potret yang dihasilkan merupakan refleksi realitas yang terjadi. Grafik 1 Perkembangan IDI Jambi, 2009-2017 100 Baik,” jelasnya.

Dijelaskan Dadang, Perubahan angka IDI dari 2016-2017 dipengaruhi oleh tiga aspek demokrasi yaitu mulai dari Kebebasan Sipil yang naik 2,42 poin dari 84,39 menjadi 86,81, Hak-Hak Politik yang turun 3,55 poin dari 65,63 menjadi 62,08, dan Lembaga-lembaga Demokrasi yang naik 20,69 poin dari 54,58 menjadi 77,27.

Untuk diketahui, mengenai Metodologi penghitungan IDI sendiri menggunakan 4 sumber data yaitu (1) review surat kabar lokal, (2) review dokumen (Perda, Pergub, dll), (3) Focus Group Discussion (FGD), dan (4) wawancara mendalam. (uya)

About Halo Jambi

Baca Juga

Kapolda Jambi: Unjuk Rasa Silahkan, Tapi Jangan Memprovokasi

Jambi, Halojambi.id – Aksi unjuk rasa mengkritisi Pemerintah kerap dilakukan Mahasiswa Salah satunya dari Universitas …