Home / Mata Jambi / JSE 2018 Dorong Terciptanya Gaya Hidup Halal

JSE 2018 Dorong Terciptanya Gaya Hidup Halal

JAMBI, Halojambi.id – Jambi Syariah Expo (JSE) 2018 merupakan acara tahunan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2012. JSE tahun ini mengusung tema “Halal Life Style” dimeriahkan dengan berbagai kegiatan. Berlangsung dilantai 1 WTC Batanghari Jambi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Bayu Martanto mengatakan tujuan acara ini adalah mengkampanyekan keberadaan Bank Syariah serta lembaga keuangan syariah lainnya.

Namun demikian, lanjutnya, perkembangan yang begitu cepat dewasa ini mendorong terciptanya evolusi di industri keuangan syariah.
“Industri keuangan syariah yang berkolaborasi dengan industri lainnya serta merespon kebutuhan masyarakat telah mendorong terciptanya industri halal,” ujarnya diacara pembukaan JSE, Sabtu (8/9) malam.

Sementara pada perkembangannya, menurut Bayu bahwa cakupan industri halal berhasil melepaskan stigma dari sebatas industri makanan serta mendorong terciptanya kampanye masif berupa gaya hidup baru yaitu Halal Life Style.

“Contoh indikasi dari viralnya gaya hidup halal dapat dilihat dari concern masyarakat terhadap kehalalan berbagai produk kesehatan, obat-obatan, kosmetik dan kecantikan. Bahkan, permintaan produk halal juga telah merambah kepada sektor jasa seperti pariwisata,” terangnya.

Berdasarkan tren global tersebut, ia mengatakan, sudah waktunya bersama-sama memanfaatkan momentum yang baik ini untuk memasyarakatkan gaya hidup halal untuk pengembangan ekonomi daerah, khususnya di Provinsi Jambi.

Dijelaskannya, Provinsi Jambi memiliki semua potensi untuk mengembangkan industri halal. Pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi terus membaik dan tercatat 4,70 persen secara tahunan di triwulan II-2018, serta inflasi yang cukup terjaga sebesar 3,48 persen secara tahunan pada Agustus 2018.

“Kedua faktor tersebut dapat menopang daya beli masyarakat, khususnya diperkotaan sebagai konsumen utama berbagai produk halal,” sebut Bayu.

Selain itu, struktur demografi yang didominasi kaum muda sebesar 68 persen (usia 15-45) dan kondisi ketenagakerjaan dengan tingkat pengangguran rendah (3,65 persen pada Februari 2018) semakin menguatkan alasan untuk mengembangkan industri halal di Provinsi Jambi.

“Selain sebagai konsumen, dominan kaum muda juga dapat menjadi katalis pengembangan sektor industri halal melalui penciptaan berbagai inovasi,” imbuhnya.

Bayu berharap, kegiatan Jambi Syariah Expo 2018 ini dapat menjadi kontribusi dari kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi untuk mendorong halal life style guna mendukung perkembangan industri halal serta industri keuangan syariah di Provinsi Jambi.

JSE tahun ini terselelnggara berkat kerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi, sisukung oleh ASBISINDO Jambi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai institusi yang memiliki kewenangan penentuan produk halal pelaku usaha, serta segenap pihak yang terlibat dalam ekosistem ekonomi syariah. (uya)

About Halo Jambi

Baca Juga

Johansyah : Pelaksana CPNS Harus Berjalan Transaparan

Jambi, Halojambi.id – Pemerintah Provinsi Jambi pastikan pengumuman pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di …