Home / UKM / Kalah Dimodal, UKM Jalan Merangkak -Harmen Rusdi: Majukan Ukm Dalam Bentuk Pemberian Modal, Pembinaan, Serta Pelatihan

Kalah Dimodal, UKM Jalan Merangkak -Harmen Rusdi: Majukan Ukm Dalam Bentuk Pemberian Modal, Pembinaan, Serta Pelatihan

Harmen Rusdi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi

 

jambi, halojambi.id  — Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tercatat  dalam Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi mencapai 98.105 di Provinsi Jambi. UMKM tersebut dirincikan mulai dari yang paling mendominasi yaitu  sebanyak 85.684 usaha Mikro , 11.169 usaha kecil, dan 1.252 usaha menengah.

Namun, UMKM di Provinsi Jambi sampai dengan saat ini masih banyak produktif hanya di kalangan domestik atau lokal. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi, Harmen Rusdi.

Ia mengatakan sebenarnya UMKM memiliki daya saing yang sangat bagus, namun hanya saja ada beberapa faktor kendala yang membuat persaingan itu tak berjalan mulus salah satunya kendala yang sangat potensial adalah Modal.” Modal usaha yang kecil menjadi alasan utama UKM yang menyebabkan tidak bisa berkembang dengan pesat,” ujarnya.

Maka dari itu, Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Koperasi  memajukan UKM  dengan program wirausaha pemula dengan  bentuk pemberian modal, pembinaan, serta pelatihan-pelatihan yang bertujuan menciptakan UKM yang memiliki produk yang berkualitas dan mempunyai daya saing.” Kita berupaya memajukan UKM dari Usaha Mikro menjadi Usaha Kecil dan Usaha Kecil menjadi Usaha Menengah,” imbuhnya.

Pembinaan tersebut tidak hanya sekedar mengingatkan pelaku UKM saja. Akan tetapi dinas Koperasi terjun langsung kelapangan guna mengidentifikasi kendala internal dan eksternal UKM tersebut.

Harmen menjelaskan masalah UKM yang paling krusial sebenarnya ada pada internal mereka sendiri terutama sumber daya manusia (SDM) mulai dari tingkat pemahaman, wawasan yang minim hingga manajemen pengeluaran keuangannya. “kendala-kendala ini yang buat kita bertekad untuk menjemput bola terhadap UKM yang ada di Jambi untuk melihat langsung kondisi kinerja mereka yang sebenarnya dan kita berikan pembinaan agar UKM tersebut dapat berkembang dengan baik,” katanya.

Harmen bertekad untuk memajukan UKM di Provinsi Jambi dikarenakan dirinya ingin melihat masyarakat Jambi hidup dengan makmur. Standar kemakmuran sebenarnya adanya peningkatan UKM sekitar 2 persen dari total jumlah penduduk Provinsi Jambi, namun kenyatannya sampai saat ini jumlah total UKM masih jauh dibawah 2 persen.” Berdasarkan data terakhir serapan kerja  itu 90 persen tertampung di sektor UKM, jadi kita terus membina UKM yang ada di Jambi akan cepat berkembang agar masyarakat Jambi makmur,” bebernya.

Hanya ada beberapa UKM yang menonjol di Provinsi Jambi hingga menembus pasar internasional yaitu dari makanan dan kerajinan seperti batik Jambi dan kopi Koerintji.

Menembus pangsa pasar yang lebih luas, dijelaskan Harmen produk tersebut juga harus memiliki standar yang telah ditetapkan seperti packaging dan label.” Semuanya harus complete mulai dari isi sampai luarnya memenuhi standar,  UKM Jambi sendiri masih banyak yang belum memenuhi standar makanya selalu diberikan pembinaan,” tuturnya.

Agar UKM di Jambi lebih meningkat Pemerintah nantinya juga akan membuat sentra oleh-oleh di Jambi sepanjang jalan Jembatan aurduri 2 sampai ke Candi Muaro Jambi. Diletakkan ditempat tersebut karena merupakan letak yang strategis selain mendorong home industri juga mendorong Agro Wisata Jambi.

“ ini merupakan alternatif dan solusi agar masyarakat sejahtera mendapatkan multi efek ekonomi, Jadi masyarakat lokal maupun mancanegara tentu tidak susah payah lagi mencari pusat perbelanjaan oleh-oleh di Jambi jika ada Sentra oleh-oleh nanti,” tutup Harmen.(uya)

About admin

Baca Juga

Ratusan Koperasi di Tanjabbar Siap-siap Bubar

KUALA TUNGKAL,halojambi.id – Sebanyak 140 koperasi yang terdaftar di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, …