Home / Mata Jambi / Halo Timur / Kasus Plasma PT kaswari Mendapat Kecaman Keras Dari Pemerhati kebijakan Publik Tanjab Timur

Kasus Plasma PT kaswari Mendapat Kecaman Keras Dari Pemerhati kebijakan Publik Tanjab Timur

Pemkab Diminta Lebih Mementingkan Kepentingan Masyarakat

 

Muarasabak, halojambi.id – Terkait permasalahan Plasma PT kaswari beberapa waktu lalu yang di tuntut warga mendapat tanggapan keras oleh Pemerhati kebijakan publik kabupaten Tanjab Timur.

“Harusnya sejak awal lahan Plasma PT kaswari sudah dipertanyakan, knapa disana ada lahan inti, sementara lahan plasmanya tidak ada, dimana keterkaitan pemerintah mengenai hal ini,” ujar Ari Suryanto dengan nada tegas.

Dikatakannya, dalam hal ini pemerintah daerah punya kewajiban untuk mensejahterakan masyarakat, jangan sampai permasalahan ini dibiarkan berlarut larut, bagaimana mekanisme izin PT ini bisa dikeluarkan.

” kalau masyarakat merasa dirugikan selaku pemerintah seharusnya menegur pihak prushaan tersebut,” sampainya

Dilanjutnya, dengan adanya kejadian masyarakat yang mendatangi kantor bupati kemarin, harusnya pemerintah kabupaten bisa mengambil tindakan tegas, tegur pihak prusahaan PT Koswari itu bila perlu cabut saja izinnya.

“kita sangat kasian sama masyarakat, dimana hasil dan harga pertaniannya saat ini sedang menurun, trus ditimpa masalah seperti ini, kemana lagi masyarakat untuk mengadu, dimana perhatian pemerintah,” tuturnya

Ditambahnya, kedepan nya diharapkan kepada pemerintah untuk mengkaji ulang dan mengevaluasi ulang kenapa bisa timbul izin-izin dimana lahan intinya ada, namun lahan plasma nya tidak ada.

“pemda harus bisa mencarikan solusi solusi bagaimana jalan yang terbaik kedepannya, agar Permaslahan ini tidak terjadi komflik ditengah masyarakat,”punkasnya

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Puluhan Warga desa Rantau Karya mengatasnamakan kelompok tani suka maju, kecamatan gragai kabupaten tanjung jabung timur, datangi kantor Bupati menuntut hak akan plasma dari prusahaan PT kaswari Unggul, dimana semenjak terbitnya Hak Guna Usaha (HGU) dari BPN pada Tahun 2015 dikeluarkan, sampai saat ini plasma yang harusnya menjadi kewajiban dari prusahaan ke masyarakat tidak di penuhi PT Kaswari Unggul, dengan kejadian ini bila tidak mendapat keputusan terkait mediasi yang pasilitasi pemkab, warga mengancam akan menduduki lahan PT Kaswari tersebut. (AQ)

About Halo Jambi

Baca Juga

Ribuan Masyarakat Berbondong-bondong Antusias Menyaksikan Balap Pompong

TANJAB BARAT, halojambi.id – Perairan sungai Pengabuan sore tadi dipadatin balap pompong yang digelar oleh …