Home / Mata Jambi / Halo Timur / Kesal Terhadap Mobil Batu Bara, Warga Blokir Jalan

Kesal Terhadap Mobil Batu Bara, Warga Blokir Jalan

Muarojambi, halojambi.id – Warga Desa Muarokumpe Kec, Kumpe Ulu Kabupaten Muarojambi melakukan pemblokiran jalan terhadap mobil batu bara, pasalnya warga resah dengan Banyaknya debu yang bertebaran dilingkungan mereka, debu yang setiap harinya disebabkan oleh banyaknya kendaraan Batu bara yang melintasi Desa tersebut mengakibatkan udara menjadi tidak nyaman, dan debu debu masuk kedalam rumah, membuat warga masyrakat mengeluh, karena dalam satu hari, warga berkali kali menyapu rumahnya, ditambah lagi kemacetan yang terjadi di desa tersebut membuat aktifitas masyarakat setiap harinya terganggu.

“Kami merasa resah dengan kondisi di desa kami, akibat kendaraan batu bara banyak yang lewat hingga menyebabkan kemacetan, udara disini banyak debu”, Ujar Zar ‘i salah satu tokoh masyarakat Muarokumpe saat diwawancarai.

Dirinya mengatakan, pemblokiran ini dilakukan hari minggu(1/7), hingga pada hari Senin (2/7) diadakan pertemuan antara Masyarakat Muarokumpe dengan pihak batu bara yang difasilitasi oleh pemkab Muarojambi, dihadiri oleh wakil bupati, Bambang Bayu suseno.

Pada pertemuan tersebut masyarakat Muarokumpe yang diwakili ikatan Masyarakat Kumpe Bersatu, dan kepala desa, menuntut kepada pihak batu bara untuk melintas di desanya pada malam hari, namun pertemuan itu terjadi cukup alot dikarenakan pihak batu bara menolak permintaan warga.

Masyarakat berharap mendapatkan kesepakatan pada hari itu juga, hingga terjadilah kesepakatan bahwa truk pembawa batu bara tidak boleh melintas pada Waktu waktu tertentu yakni pada pagi hari pada pukul 06.00 – 09.00 WIB dengan alasan waktu anak masuk sekolah, dilanjutkan pada pukul 16.00 – 19.00 WIB dengan alasan waktu anak pulang sekolah, dan truk batu bara harus ditutup pakai terpal dengan rapi agar batu baranya tidak tumpah kemana mana.

“itulah kesepakatan yang didapat pada pertemuan itu, namun dalam jangka waktu satu bulan,”ungkapnya.

Lanjutnya, keinginan masyarakat Desa Muarokumpe yang sesungguhnya menginginkan truk batu bara melintas pada malam hari yakni pada pukul 18.00 wib sampai 06.00 wib namun keinginan itu ditolak oleh pihak batu bara, dengan alasan pada waktu malam hari pihak batu bara sudah ada kesepakatan dengan kabupaten Batang hari, jika dikukan aktipitas pada malam hari melewati Muarokumpe itu tidak mungkin.

“pihak batu bara menolak, jika melintasi Muarokumpe pada malam hari, karena itu tidak mungkin dan juga akan mengalami kerugian. Pada hari ini(rabu 4/7 red) warga kembali melakukan pemblokiran jalan, Karena warga tidak menyetujui Kesepakatan yang dipasilitasi oleh pemkab muarojambi itu, pemblokiran jalan akan trus dilakukan sampai ada kesepakatan bahwa batu bara harus melintas di desa mereka pada malam hari”,pungkasnya. (dir)

About Halo Jambi

Baca Juga

Terbukti Pro Guru, Romi Diganjar Dwija Praja Nugraha

TANJABTIMUR, halojambi.id – Presiden Joko Widodo pada Sabtu pagi (1/12), di stadion Pakan Sari Kabupaten …