Home / Politik / Menjadi Trent Jurnalis Jambi Mulai Rambah Dunia Politik

Menjadi Trent Jurnalis Jambi Mulai Rambah Dunia Politik

Pengamat Politik Menilai “Hanya” Perpindahan Tempat Sampaikan  Suarakan Rakyat 

 

KOTA JAMBI,Halojambi.id – Dunia politik di Jambi semakin “berwarna” dengan mulai terjunnya para jurnalis merambah dunia politik praktik dengan  “ramai-ramai” jadi Caleg untuk Pemilu Legislatif 2019 mendatang, menyikapi fenomena  ini pengamat politik di Jambi justru memberikan dukungan dan menganggapkan bahwa masuknya  seorang insan pers ke dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai wakil rakyat jika terpilih akan menyuarakan suara masyarakat di parlemen hanyalah sebuah perpindahan “habitat” namun idealisme tidak akab berubah tetap memprioritaskan aspirasi masyarakat sebagaimana yang menjadi misi dalam dunia pers, yaitu menyuarakan suara melalui tulisan.

Hal ini dikemukakan oleh Pengamat Politik Provinsi Jambi H. Nasroel Yasier kepada Halo Jambi Selasa (25/9) sore, menurutnya seorang yang memiliki jiwa sebagai jurnalis sejati tetaplah memiliki idealisme yang sama selaku pembawa suara masyarakat melalui tulisannya dan akan menjadi kekuatan politik yang luar biasa jika semangat ini tetap terbawa  ke dunia politik.”Mungkin dengan mereka menjadi anggota legislatif kelak sebagai wakil rakyat dengan secara langsung duduk di parlemen menyuarakan suara rakyat melalui jalur politik, hal ini memberi  makna yang lebih dalam lagi ats pengabdian kepada masyarakat, meningkatkan status pengabdian masyarakat, tetapi sebagi wakil rakyat bisa berbuat lebih banyak lagi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat mellaui kursi parlemen,” ungkap H Nasroel.

Insan pers yang kemudian memilih jalur politik untuk melangkah lebih lanjut dalam mengembangkan eksistensi dirinya dikatakan Nasroel adalah sebuah pilihan yang rasional untuk tetap memberikan sumbangsih terhadap masyarakat, sehingga Nasroel tidak mengkritisi hal tersebut sebagai pilihan yang tidak tetap, namun Nasroel justru memberikan dukungannya. “ Saya mengucapkan selamat kepada kawan dari media yang telah masuk DCT (Daftar Caleg Tetap), semoga berhasil  dan kita berharap agar mereka terpilih gelak mampu  mengemban amanah masyarakat sama seperti saat menjadi seorang jurnalis yang juga mengemban amanah masyarakat melalui karya jurnalistik yang dihasilkan,” ujarnya.

Nasroel menilai tidak ada pergeseran idealisme saat seseorang melakukan pilihan dalam meneruskan  tugas pengebdian masyarakat.” Dengan duduk sebagai anggota legislatif seseorsang yang berasal dari latar belakang  profesi jurnalis tetaplah menajdi penyambung lidah rakyat, ini sebuah pengabdian luar biasa dengan mengusung idealisme yang mengatasnamakan perjuangan untuk kepentingan masyarakat, dengan pindah tempat melalui jalur politik,” sebut Nasroel.

Ketua PWI Jambi  Saman S.Pt. yang dikonfirmasi Halo Jambi  Selasa (25/9) melalui sekretaris PWI Jambi Hery Rawas mengatakan menjadi hak politik setiap orang untuk berperan serta kegiatan demokrasi sebagai warga negara, sehingga bagi personal wartawan yang berniat mencalonkan diri untuk ajang Pileg 2019 mendatang hendaknya dapat mengambil cuti dari pekerjaannya selaku jurnalis.” Intinya bagi teman-teman wartawan yang mencalonkan diri adalah merupakan hak politik masing-masing, silakan saja , namun dihimbau yang terjun ke dunia politik  praktis hendaknya dapat mengambil cuti sebagai wartawan, hal ini sesuai himbauan dari Dewan Pers,” ujar Hery.

Dalam memberikan dukungannya terhadap rekan-rekan pers yang telah terdaftar   dalam DCT  Hery mengatakan dirinya selaku pribadi berharap agar terpilih kelak mampu bersikap amanah.” Saya atas nama pribadi mendukung kawan-kawan, semoga menjadi anggota legislatif yang amanah dan saat proses menuju kursi legislatif dapat mengikuti setiap tahapan sesuai aturan yang berlaku dan tidak menyalahi prosedur yang telah ditetap oleh penyelenggara Pemilu, selama  proses kegiatan politik hendaknya tidak melaksanakan kegiatan jurnalistik agar tidak terganggu konsentrasinya dan karya jurnalistik yang dihasilkan tetap bersifat independent, secara pribadi selaku wartawan saya sangat bangga teman-teman mampu berkarya dijalur politik, saya berharap untuk tetap amanah menjalankan perannya selaku politisi di DPR kelak,” ungkap Hery.

Menurut informasi yang dihimpun Halo Jambi terdapat beberapa personil wartawan untuk wilayah  liputan Tanjungjabung Barat diketahui sebanyak 4 orang telah masuk dalam DCT untuk DPRD Tanjungjabung Barat melalui  parpol yang berbeda, demikian juga di Kota Jambi beberapa personal insan pers lainnya wilayah liputan Kota Jambi juga telah masuk dalam DCT untuk DPRD Provinsi Jambi .

Salah satu wartawan asal Tanjungjabung Barat  tersebut Rita Angraini (49) mengaku terjun ke dunia politik dan mencalonkan diri sebagai Caleg guna memenuhi keterwakilan perempuan di DPRD yang selama  ini dia menilai belum ada anggota legislatif  perempuan yang betul-betul memperjuangkan nasib perempuan  setelah duduk dikursi legilatif yang selama ini diamatinya.” Saya miris dengan persoalan perempuan, banyak  masalah perempuan yang tidak dibahas oleh anggota dewan yang memeprhatikan ini selaku jurnalis saya banyak mengamati aktivitas anggota dewan, sehingga mendorong saya ingin berperan serta dalam menyuarakan hak-hak perempuan yang tertindak, banyak perempuan diskriminasi dalam pekerjaan maupun hak-haknya dalam rumah tangga bahkan menjadi korban KDRT, dan perjuangan keseteraan gender belum sampai pada titik yang membuat perempuan mampu diakui persamaan hak-haknya dengan pria,” ujar Rita.

Salah satu Caleg lainnya yang juga merupakan anggota PWI Jambi M Surtan mengaku dirinya mencalonkan diri selaku anggota legislatif untuk DPRD Provinsi Jambi bukan dengan niat meninggalkan dunia jurnlaistik yang sangat dicintainya, namun dirinya merambah  ke jalur  politik yaitu ingin “belajar” ilmu tentang apa sesungguhnya politik itu.”    Alasan saya merambah dunia politih adalah ingin belajar langsung seperti apa sich dunia politik itu, apakah seperti yang terlihat dsari luar yang orang katakan, jika tidak terjun langsung kita hanya mengetahui dari luarnya saja, semua itu adalah proses pembelajaran mulai dari awal pencalegkan hingga nanti pencoblosan,” ungkap Surtan.

Bagi Surtan lolos atau tidak nantinya duduk di kursi dewan bukan tujuan utamanya, namun dirinya telah melewati proses belajar tersebut.” Lolos jadi anggota dewan dengan terpilih oleh masyarakat adalah bonus, yang utama adalah belajar  yang baik dan benar tanpa melanggar aturan dan etika yang berlaku,” kata Surtan mengakhiri keterangannya. (ifa)

About Halo Jambi

Baca Juga

Direkomendasikan TMS, Calon DPD RI Kemuning Gilang Pratiwi Terancam Tidak Ikut Pemilu 2019

Jambi, halojambi.id – Salah satu peserta Pemilu 2019 calon DPD RI dapil Jambi yang bernama Kemuning …