Home / Mata Jambi / Halo Barat / Pedagang Dibebankan 300 Ribu Perbulan

Pedagang Dibebankan 300 Ribu Perbulan

 

SAROLANGUN,Halojambi.id – Jelang Bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas perindustrian, Perdagangan UKM dan Koperasi bekerja sama dengan UPTD dan Lurah Pasar Sarolangun akan menyelenggarakan pasar bedug, pihaknya juga menetapkan lokasi pasar tiap bulan suci ramadhan ini masih menggunakan pasar yang lama tidak ada perubahan, yaitu di Pasar bawah Sarolangun.

Kegiatan di Bulan Ramadhan ini Sebagai bentuk kepedulian terhadap pedagang dan memenuhi kebutuhan masyarakat pada saat sore hari.

“Iya, kita sudah tetapkan lokasi pasar bedug sama seperti tahun sebelumnya di Pasar Bawah, ”Kata Kholidi.

Kenapa Pemkab memilih lokasi di pasar bawah Sarolangun, karena mengingat lokasi tersebut merupakan tempat yang strategis diantara tempat yang lain, bahkan para pedagangpun tidak mempersoalkan itu, dan bagi para pedagang yang hendak berjualan di pasar Bedug nantinya Dapat mendaftarkan dikantor UPTD dan kantor Lurah Pasar dengan Biaya satu lapak senilai Rp 300 ribu per bulan, “katanya.

“Inikan sudah lama lokasi disana, dan juga ketuanya pak lurah didampingi UPTD dan kantor Camat. Pendaftaran lapak pasar bedugpun langsung dengan pihak kelurahan, ”Jelasnya.

Untuk tahun ini Pemkab Sarolangun membuka lapak lebih kurang 100 lapak untuk pasar bedug yang disesuaikan kapasitas tenda yang ada.

“Tidak menutup kemungkinan bisa juga nanti kita buka lapak sesuai jumlah pendaftar, karena itukan swadaya masyarakat, dan juga menyesuaikan anggaran yang ada, “Bebernya.

Sementara itu, terkait pedagang yang masih nekad menjajalkan dagangannya di sepanjang trotoar jalan sehingga dapat mengganggu pemandangan sudut kota, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Nanti kita akan lakukan penataan melalui pihak UPTD pasar, yang terpenting mereka tidak mengganggu ketertiban umum,” Ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Pol PP Sarolangun, Hasan Basri ketika dikonfirmasi juga mengatakan hal senada, pihaknya akan mengambil tindakan tegas jika ditemukan pedagang yang melanggar aturan saat berjualan.

“Sesuai dengan aturan jika kita temukan maka pedagang akan kita arahkan atau pindahkan ke tempat lokasi pasar bedug sebagaimana mestinya,” Tegasnya. (Ajk)

About Halo Jambi

Baca Juga

Sambut HUT RI Ke-73, Pemda Bungo, TNI dan Polri akan Gelar Kirab Bendera Raksasa

  MUARA BUNGO, Halojambi.id – Dalam rangka menyambut hari kemerdekaan, HUT RI Ke-73, tahun 2018. …