Home / Mata Jambi / Penduduk Miskin Berkurang

Penduduk Miskin Berkurang

Jambi, halojambi.id – jumlah penduduk miskin atau penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan di provinsi Jambi pada bulan Maret 2018 mencapai 281,69 ribu orang berkurang sebesar 4,86 ribu orang dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin pada Maret 2017 yang sebesar 286,55 ribu orang.

Risyanto, Kabid Statistik Sosial BPS Provinsi Jambi mengatakan, persentase Penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2017 sebesar 10,53 persen turun menjadi 10,41% pada Maret 2018 sementara persentase Penduduk miskin di daerah perdesaan pada September 2017 sebesar 6,66% naik menjadi 6,75% pada Maret 2018.

” selama periode Maret 2017 sampai Maret 2018 jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan turun sebanyak 2.000 orang dari 120,62 orang pada Maret 2017 menjadi 118,62 ribu orang pada Maret 2018. begitu juga di daerah perdesaan turun sebanyak 2.800 orang yaitu dari 165,93 ribu orang pada Maret 2017 menjadi 163,07 ribu pada Maret 2018,”katanya.

Ia melanjutkan, peranan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan dengan peranan komoditi bukan makanan seperti Perumahan,sandang, pendidikan, kesehatan, baik untuk di perkotaan maupun pedesaan. sumbangan garis kemiskinan makanan terhadap garis kemiskinan di perkotaan pada Maret 2018 tercatat 73,52% sementara di perdesaan jauh lebih tinggi yang mencapai 78,32%.

” komoditi makanan yang paling berpengaruh terhadap nilai garis kemiskinan di perkotaan relatif sama dengan di perdesaan,”katanya.

Adapun komoditi penyumbang kemiskinan terbesar diantaranya yang paling besar berpengaruh yakni beras, rokok Kretek filter, daging ayam ras, cabai merah,telur ayam ras dan gula pasir. Sedangkan untuk komoditi bukan makanan diantaranya adalah biaya Perumahan bensin listrik pendidikan dan perlengkapan mandi.

“Masyarakat masih memilih membeli rokok dari pada daging, cabai. Sehingga rokok masih jadi penyumbang kemiskinan, “ujarnya.

Selain itu Ia pun menambahkan beberapa faktor yang turut mempengaruhi penurunan angka kemiskinan di jambi yakni menurunnya jumlah pengangguran, tingkat partisipasi kerja yang meningkat. Selain itu, inflasi di perdesaan dan perkotaan menunjukan hal sama, artinya inflasi tidak bergejolak.

“NTP juga terpantau positif diatas 100 indeksnya menunjukan peningkatan kesejahteraan, “terangnya.

Ia menambahkan, bantuan pangan non tunai relatif lancar, disalurkan kepada mereka yg berhak menerima. Pertumbuhan ekonomi Jambi juga tumbuh bagus. (uya)

About Halo Jambi

Baca Juga

Kapolda Jambi: Unjuk Rasa Silahkan, Tapi Jangan Memprovokasi

Jambi, Halojambi.id – Aksi unjuk rasa mengkritisi Pemerintah kerap dilakukan Mahasiswa Salah satunya dari Universitas …