Home / Hukum Kriminal / Penjualan Kulit Harimau Seharga Rp 120 Juta Berhasil Digagalkan Polda Jambi

Penjualan Kulit Harimau Seharga Rp 120 Juta Berhasil Digagalkan Polda Jambi

Jambi, Halojambi.id – Tim Ditreskrimsus Polda Jambi bekerja sama dengan Balai Karantina Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi telah berhasil mengamankan dua tersangka penjual kulit harimau. Kedua orang tersebut yakni Hasan Basri (62) warga Desa Muara Panco Timur, Kecamatan Muara Panco Timur, dan Mahalli (56), Warga Panco Barat, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin.

Mereka ditangkap dan diamankan saat hendak menghantarkan kulit harimau tersebut terhadap pembeli di Kota Jambi.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi Kombes Pol I Komang Sandi Asrena  mengungkapan kasus perburuan satwa langka jenis harimau ini telah diintai sejak beberapa waktu lalu.

“Penangkapan tersangka dilakukan di depan kantor BKSDA Jambi di Jalan Arif Rahman Hakim, Kecamatan Telanaipura, pada hari Minggu lalu Kronologisnya, berdasarkan informasi yang kita terima kemudian kita melakukan koordinasi dengan rekan-rekan BKSDA, kemudian kita pancing pelaku, kita ikuti kemudian kita lakukan penangkapan,” ujarnya, Selasa (24/7/2018) kepada sejumlah wartawan.

Dijelaskan Asrena, pada saat dilakukan penangkapan, timnya mendapatkan barang bukti yaitu satu lembar kulit harimau dengan panjang 165 cm lebih dan 6,4 kg tulang harimau dari dalam mobil milik tersangka.

“Saat di pancing oleh anggota kita yang hendak membeli kulit harimau tersebut, pelaku memberikan harga yang disepakati itu kurang lebih sekitar 120 juta” Jelasnya.

Dugaan sementara harimau tersebut di ambil dari kawasan Taman Nasional Bukit 12 yang berada di kawasan Kabupaten Merangin.

“Karena berasal dari Merangin sementara kita duga kulit harimau ini berasal dari daerah tersebut. Harimau itu, belum berumur dua tahun dan masih menyusui hasil Penyelidikan tim BKSDA Jambi,” tuturnya.

Ia menegaskan, kemungkinan jaringan lain saat ini tengah di dalami dalam kasus kulit harimau tersebut.

“Kalau dari pengakuannya mereka ini baru pertama kali melakukan penjualan, tetapi kita kan masih dalami terus. Dugaan lain bisa saja terjadi termasuk jaringan,” Pungkasnya.

Kedua pelaku tersebut kena ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp100 juta. Pelaku dijerat pasal 21 ayat 2 huruf d jo pasal 40 ayat 2 undang-undang RI nomor 5 tahun 1990, tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

Diketahui sebelumnya,  penangkapan terhadap kedua Pelaku terjadi pada, Minggu (22/7/2018) pada pukul 13.30 wib di depan kantor Bksda Telanaipura kota Jambi.

Dari tangan tersangka diamankan satu mobil CR-V sebagai pembawa kulit harimau dan dua orang tersangka. (uya)

About Halo Jambi

Baca Juga

Bawa Paket Sabu 6 Kg, Oknum Pegawai Lapas Anak di Bulian di Bekuk Polda Sumsel

Jambi, halojambi.id – Pegawai Lembaga Pemasarakatan Khusus Anak (LPKA) Muarabulian, Kabupaten Batanghari berinisial EM dibekuk …