Home / Bisnis / Peringati Bulan Inklusi Keuangan, Asbisindo dan OJK Jambi Blusukan ke Sekolah

Peringati Bulan Inklusi Keuangan, Asbisindo dan OJK Jambi Blusukan ke Sekolah

Jambi, halojambi.id – Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Provinsi Jambi beserta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi mengadakan blusukan ke Sekolah Islam Terpadu Nurul Ilmi, Rabu (24/10).

Blusukan tersebut, dalam rangka memperingati bulan Inklusi keuangan di seluruh Indonesia salah satunya di Jambi.

Kepala OJK Provinsi Jambi, Endang Nuryadin mengatakan acara ini merupakan salah satu rangkaian dari memperingati bulan Inklusi yang diaadakan oleh Asbisindo.

“Jadi OJK dan seluruh industri jasa keuangan termasuk Bank Indonesia di Indonesia menetapkan Oktober sebagai bulan Inklusi keuangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan diperingati bulan Inklusi keuangan dikarenakan terus meningkatnya inklusi keuangan masyarakat di Indonesia.

“Jadi target kita di tahun 2019 inklusi keuangan yaitu mencapai angka 75 persen dari total masyarakat yang ada di Indonesia, kegiatan ini diturunkan ke seluruh wilayah Provinsi yang ada di Indonesia,” jelas Endang.

Endang menyampaikan kegiatan ini diadakan untuk seluruh inklusi keuangan baik Perbankan maupun Pembiayaan. Namun, untuk kegiatan blusukan ke Sekolah ini OJK mengadakan bersama Asbisindo.

“Kegiatan inklusi ini sebenarnya untuk keseluruhan baik perbankan konvensional, perbankan syariah, asuransi, perusahaan pembiayaan, dan Pegadaian. Sebelumnya kita juga mengadakan dengan PT Sarana Jambi Ventura, jadi semua Industri keuangan yang dibawah pengawasan OJK melaksanakan kegiatan inklusi keuangan,” tuturnya.

Ia menambahkan untuk di Jambi peringati Inklusi keuangan memang sengaja memilih kegiatan di Sekolah karena guna untuk mengajarkan siswa bagaimana mengenal produk perbankan sejak dini.

“Kita mulai dari pelajar karena mereka memiliki massa yang lebih luas dan panjang untuk mengenal produk perbankan yaitu menabung. Dimana kita memiliki produk perbankan yang diunggulkan yaitu simpel simpanan pelajar dengan usia maksimal 17 tahun, makanya kita mulai sejak dini Jadi mereka bisa lebih banyak mengenal dan berinteraksi dengan simpel,” jelas Endang.

Ia berharap dengan adanya kegiatan ini semua industri keuangan dapat meningkatkan IQ edukasi kepada masyarakat khususnya di kalangan pelajar.

“harapan kami juga dengan kegiatan ini bagaimana tingkat inklusi keuangan di masyarakat khususnya di Jambi mengalami peningkatan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Asbisindo sekaligus Area Manager BSM Jambi, Kemas Erwan Husainy mengatakan kegiatan ini merupakan arahan dari OJK untuk mengadakan inklusi keuangan. Dimana seluruh anggota Asbisindo kumpulan dari bank-bank Syariah Indonesia khususnya di provinsi Jambi.

“Ada sembilan bank syariah yang ada di Jambi mengikuti acara ini, kita bersama-sama mengadakan inklusi keuangan khususnya bank syariah,” ujarnya.

Bertemakan Ayo ke Bank Syariah yang berpuncak di Sekolah Islam Terpadu Nurul Ilmi, kata Erwan sebelumnya bank Syariah lain yang ada di Jambi telah memiliki sekolah bimbingannya masing-masing. Ada dua macam yang diperkenalkan kepada siswa yaitu Apa itu OJK dan perlunya menabung.

“Kita juga mengenalkan produk khususnya produk tabungan untuk anak-anak yaitu Simpel,” tuturnya.

Erwan menargetkan kegiatan ini melalui edukasi, nantinya para siswa dapat mengerti tentang menabung sejak dini.

“agar para pelajar juga paham mengenai perbankan sejak awal, sambil kami juga mengedukasi apa itu perbankan syariah,” sebutnya.

Ia berharap dengan adanya bulan inklusi keuangan ini, Asbisindo dapat meningkatkan market share penabung bank Syariah yang ada di Provinsi Jambi khususnya Simpel dengan kenaikan minimal 20 – 25 persen.

” insya Allah bersama teman-teman Asbisindo kita rutinkan kegiatan ini, minimal tiga kali dalam setahun mulai jenjang pelajar dari SD, SMP dan SMA,” pungkasnya. (uya)

About Halo Jambi

Baca Juga

Oktober 2018, Kota Jambi dan Muara Bungo Alami Inflasi Karena Cabai dan Emas

Jambi, halojambi.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat pada bulan Oktober 2018 Kota …