Home / Mata Jambi / Polemik Kisruh Pemilihan Ketua RT.14 Kelurahan Pakuan Baru

Polemik Kisruh Pemilihan Ketua RT.14 Kelurahan Pakuan Baru

Kota Jambi, halojambi.id – Pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) menuai tanda tanya bagi warga RT. 14 Kelurahan Pakuan Baru, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi. Pasalnya warga telah melakukan Musyawarah dan Pemilihan. Namun hal tersebut justru ditolak oleh Kelurahan dengan Alasan belum sesuai dengan  pedoman aturan Perda dan Perwal yang berlaku.

Ketua Panitia Pemilihan RT Andri Faizal mengatakan, Kita juga bingung kenapa Lurah masih batalkan, Rasanya kita sudah lakukan sesuai perda dan perwal. Ujarnya.

Andri melanjutkan, dalam pelaksanaan pemilihan katua RT itu Bahkan Lurah sendiri juga manghadiri waktu acara musyawarah pemilihan, berdasarkan undangan yg kita sampaikan.

Andri menerangkan, dalam musyawarah warga masih menghendaki RT yang lama sebagai Ketua RT lagi, dan dalam perda atau perwal sudah jelas, kalau musyawarah tidak tercapai baru dilakukan pemungutan suara,

Dalam perda yang ada pun yang diutamakan adalah musyawarah mufakat.

Dijelaskannya, alasan Lurah masalah usia dan panitia pilihan tidak diakui Lurah.

” Kita minta dia yang bentuk panitia tidak jalan. menurut saya Lurah sepertinya menghalangi aspirasi dari warga,” keluhnya.

Ditanyai mengenai langkah selanjutnya, Andri mengatakan, terkait surat putusan Lurah, dirinya akan mempertanyakan kepada Camat dan DPRD kota.

” surat ataupun hasil musyawarah juga akan ditembuskan kepada camat. Mungkin panitia dalam minggu ini akan tindak lanjuti hal ini,” Pungkasnya.

Sementara itu, Lurah Pakuan Baru, Efrin saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp tentang pemilihan RT di Kelurahannya mengatakan, membenarkan telah mengeluarkan Surat Pemberitahuan pertanggal 28-Agustus-2018 nomor : 710/91/PB/2018.

Efrin menjelaskan, Pada dasarnya pihak kelurahan sebagai aparat pemerintahan hanya menjalankan peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu perda kota jambi no 9 tahun 2016 dan perwal kota jambi no 13 tahun 2017.

Warga RT. 14 Kelurahan Pakuan Baru, Zaldi mengatakan, kalau berbicara pada perda no. 9 tahun 2016 dan perwal no. 13 tahun 2017, pihaknya sudah memasuki tahap ini semua.

Lanjut Zaldi, di perda no. 9 tahun 2016 itu tercantum dan tertulis di pasal 11 menyatakan Pemilihan RT diselengarakan dalam forum musyawarah, apabila tidak terjadi musyawarah mufakat baru diadakan pemilihan pemungutan suara.

Zaldi menjelaskan, Jadi kalau kita berbicara pada satu pasal saja pasal 9 tahun 2016 berarti kita kaku, sedangkan perda tahun 2016 banyak pasal-pasal yang berikutnya, bukan pasal 9 saja.

“Perda dan Perwal sudah terpenuhi semua”. Pungkasnya.

Sedangkan, Sekda Kota Jambi, Budi Daya saat dikonfirmasi terkait aturan Usia Pemilihan RT mengatakan, dalam Perda  memang ada batasan usia untuk menjadi ketua RT yaitu 58 tahun.

“di perda juga masih boleh kalau memang masyarakat dari 2/3 masih menghendaki bisa, begitu peraturannya, asalkan masih sehat,” singkat Sekda kota Jambi. (mam)

About Halo Jambi

Baca Juga

575 Desa di Provinsi Jambi Terkena Banjir

  Jambi, halojambi.id – Masih ada sekitar 575 desa/kelurahan di Provinsi Jambi yang masih terkena …