Home / Mata Jambi / Halo Timur / Serapan Anggaran Minim, Triwulan III Dinas PU Hanya Capai 12 Persen

Serapan Anggaran Minim, Triwulan III Dinas PU Hanya Capai 12 Persen

Yultasmi Sebut Sudah Sesuai Target

 

Muarojambi, halojambi.id – Dari total Rp 1,288 triliun jumlah total serapan yang harus terealisasi pada anggaran Kabupaten Muarojambi tahun 2018, hinga pertanggal 9 Juli baru 37,4% serapan anggaran yang terealisasi pada smester satu memasuki awal triwulan ketiga ini. Dan Dinas Pengerjaan Umum (PU) yang serapan anggarannya terendah baru mencapai 12% di bagian belanja langsung.

Hal ini disampaikan oleh Irfan Kurniawan Kabid pembendaharaan Badan Pengelolaan dan keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Muarojambi Selasa (10/7) kemarin. Dikatakannya, meskipun bukan tergolong tinggi bila melihat capaian serapan anggaran Kabupaten Muarojambi pada semester satu triwulan ketiga ini, akan tetapi hal ini juga tidak tergolong rendah karena menurutnya biasanya pengoptimalan serapan anggaran di setiap SKPD ini biasanya terjadi ketika memasuki triwulan ketiga, “Dan akan berprogres persentasenya pada akhir akhir triwulan ketiga dan ke empat.” Sampainya.

Sedangkan untuk SKPD dengan Angka persentase realisasi serapan anggaran terendah memasuki awal triwulan ketiga adalah Dinas PU Kabupaten Muarojambi. Dari sekitar 31% total serapan BL (Belanja Langsung) dan BTL(Belanja Tidak Langsung), untuk Belanja Langsungnya baru 12%.”Dan Serapan Belanja Tidak Langsung nya sudah sama dengan SKPD lainnya diangka 58%.” Sebutnya.

Faktor rendahnya serapan belanja langsung di Dinas PU ini ia duga dikarenakan salah satunya menunggu adanya konfensasi Dana Alokasi Khusu (DAK) pusat yang akan diterima Dinas PU yang belum diterima dan baru akan masuk dan dapat diproses pada akhir bulan Juli ini, “Jadi belum bisa terserap, kemungkinan disebabkan belum turunnya DAK tersebut.” Tuturnya.

Dilanjutkannya, sedangkan untuk dugaan kecilnya persentase serapan belanjang langsung Dinas PU tersebut disebabkan karena lambatnya Dinas PU dalam mengajukan Rencana Pelakasanaan pengadaan (RPP) ke Unit Pelayanan Pengadaan (ULP) Muarojambi yang baru diajukan awal April 2018 lalu, sehingga menyebabkan terlambatnya proses tender lelang pengerjaan Dinas PU yang kabarnya baru selesai pada bulan Juni dan baru akan masuki pengerjaannya pada Juli ini.

“Kalau itu saya tidak tahu, sebab itu sudah tehnis SPKD masing masing dalam melakukan proses kegitan mereka.” Imbuhnya.

Terpisah menurut Bupati Muarojambi Masnah Busyro ketika usai melakukan rapat evaluasi serapan anggaran di ruang rapat wabup Senin (9/7) lalu mengatakan oftimis bahwa akan dapat mencapai serapan anggaran 2018 ini dapat tercapai dan selesai di triwulan ke empat ini, “Ya inikan baru serapan anggaran masuk triwulan ketiga, jadi masih panjang waktunya, saya yakin serapan anggaran tahun 2018 ini dapat terserap di triwulan ke empat ini.” Ujarnya.

Sementara itu kepala Dinas PUPR kabupaten Muarojambi Saat dimintai keterangan mengatakan, bahwa serapan anggaran didinasnya itu semua sudah sesuai target.” itu sudah sesuai dengan target, akhir bulan ini progres kembali saya laporkan sebagai berita akhir bulan ini, “ujar Yultasmi melalui via whatsapp. (dir)

About Halo Jambi

Baca Juga

Gelar Tabligh Akbar, Pemkab Datangkan Mamah Dedeh

Kuala Tungkal, halojambi.id – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1440 H, Pemerintah Kabupaten Tanjung …