Home / Mata Jambi / Tim Hisab dan Rukyat Provinsi Jambi Tidak Temukan Hilal

Tim Hisab dan Rukyat Provinsi Jambi Tidak Temukan Hilal

 

KOTA JAMBI,Halojambi.id – Hasil pemantauan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama Provinsi tidak menemukan posisi hilal (anak bulan) dalam menentukan masuknya tanggal 1 Ramadan sehingga hilal dinyatakan tidak terlihat pada Selasa (15/5) di Kota Jambi. Dalam penentuan 1 Ramadan menunggu hasil sidang Isbat Kementerian Agama RI.

Pantauan Halo Jambi dari tempat dilaksanakannya pemantauan terhadap hilal ( ru’kiyatul hilal) oleh Tim Ru’kiyatul Hisap Kementerian Agama Provinsi Jambi yang berlokasi disalah satu hotel berlantai 9 di Kota Jambi Jalan Gatot Subroto petugas Ru’kiyatul Hilal telah berada di lantai 9 hotel tersebut dengan membawa peralatan sekitar pukul 17.00 Wib dan pemantau mulai dilakukan pada pukul 18.00 Wib seluruh anggota Tim Ru’kiyatul Hial bergantian melihat posisi hilal (anak bulan) namun tidak satupun yang berhasil melihat hilal sehingga dinyatakan hilal tidak terlihat.

Dalam keterangan persnya setelah dilakukan pemantauan terhadap posisi hilal Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Jambi Drs. H Muhammad mengatkan bahwa pihaknya tidak melihat hilal, posisi hilal pada saat dipantau min.” Dari tadi berdasarkan ru’kiyat kita tidak melihat hilal, tidak terlihat posisi hilal min hari ini kita melakukan pemantauan rukiyatul hilal yang perlu saya sampaikan, ini nanti akan disampaikan oleh Tim, jadi penetapan 1 Ramadan nanti kepuutsan Sidang Isbat,” ujar Muhammad.

Wakil Ketua Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama Provinsi Jambi Drs. Rahmadi M. HI. Kepada media di Jambi mengemukakan tentang posisi hilal pada saat dilakukan pemantauan tidak terlihat hilal.” Tapi mengapa kita melakukan rukyatul hilal karena ini perintah agama jadi ini bernilai ibadah, hilal dibawah wupu’ hilal sekarang ini belum konjungsi, karena secara hisab 3 persyaratan tidak terpenuhi, kalaupun ada yang melihat hilal perwakilan hakim kita dari Pengadilan Agama berpeluang untuk menolak tidak mungkin untuk menerima, di Indonesia itu adalah memadukan antara hisab dan rukyat, hisab sekarang ini dibuktikan dengan rukyat, apa lagi pemerintah Indonesia bermazhab Inkanurrukyah artinya memungkinkan hilal dirukyah, hari ini tidak memungkinkan untuk dirukyat, berpeluang besar bilangan bulan Sa’ban digenapkan 30 hari, kita tetap menunggu Sidang Isbat Kementerian Agama RI,” ungkapnya. (ifa)

About Halo Jambi

Baca Juga

Pemkot Jambi Berikan Hadiah Dan Piagam Kepada Pemenang Kampung Bantar

JAMBI, Halojambi.id – Usai Upacara HUT RI yang ke – 73, Pemerintah Kota Jambi mengumumkan …