Home / Mata Jambi / Halo Timur / Tuntut Plasma PT Kaswari Unggul, Puluhan Warga Seruduk Kantor Bupati

Tuntut Plasma PT Kaswari Unggul, Puluhan Warga Seruduk Kantor Bupati

Warga Menduga Pemkab Main Mata Dengan Perusahaan

 

Muarasabak, halojambi.id – Puluhan Warga desa Rantau Karya mengatasnamakan kelompok tani suka maju, kecamatan gragai kabupaten tanjung jabung timur, datangi kantor Bupati menuntut hak akan plasma dari prusahaan PT kaswari Unggul, dimana semenjak terbitnya Hak Guna Usaha (HGU) dari BPN pada Tahun 2015 sampai saat ini plasma yang harusnya menjadi kewajiban dari prusahaan ke masyarakat tidak di penuhi PT Kaswari Unggul.

“kami sudah tiga kali mas mendatangi kantor bupati, janjinya tanggal 1 juli 2018 sudah ada keputusan, nyatanya tidak ada juga, jika tidak ada keputusan yang pasti, kami siap untuk menduduki lahan, bila tidak ada penyelesaian dari pemkab nantinya,” ujar agus muwardi salah satu warga saat dimintai keterangan.

Sementara itu Muhammad ketua kelompok tani Suka Maju saat dimintai keterangan mengatakan, permasalahan selama ini adalah, PT kaswari Unggul tidak memiliki lahan plasma bagi masyarakat, dari 3200 Ha. Yang tersebar di dua kecamatan ini, tidak ada lahan plasma sama sekali, nah kedatangan masyarakat ini mau menuntut plasma itu.

“sekitar 360 Kk, yang tergabung dalam kelompok tani suka maju yang menunggu kepastian plasma ini,” katanya

Dirinya menceritakan, awal nya kelompok tani suka maju diajak untuk persyaratan membuat HGU, dan sesuai aturannya didalam HGU tersebut ada plasma, kemudian setelah ada pra-MOU untuk mengajukan pembangunan plasma, bukannya plasma yang dikerjakan oleh prusahaan, namun HGU nya yang di urus untuk persyaratan ke BPN, kemudian di situ di sebutkan telah dibangun Plasma,

“arti telahkan, berrati sudah ada plasma, berarti kita dibodohi oleh pihak prusahaan. Seiring berjalannya waktu prusahanpun tidak mengindahka terkait plasma ini,”ungkapnya

Dilanjutnya, untuk itu kami mohon bantuan dari pemkab kabupaten tanjab tim ini, karena dari anggota kelompok tani selalu ingin mengambil keputusan untuk menduduki lahan prusahaan.

“selama ini pemkab tidak ada ketegasan terkait permasalahan ini, kalau memang pemkab itu tegas, selama ini izin dari PT kaswari itu pasti sudah dicabut,”tuturnya

Sementara itu Ambok Ali, Kabag Pem sekda kab tanjab Tim yang menerima aspirasi warga Saat dimintai keterangan mengatakan, selaku pemerintah, pemkab hanya mempasilitasi, dalam arti pemerintah, tim, akan tetap berjalan sesuai aturan, dan tidak memihak ke masyarakat maupun prusahaan.

“Terkait plasma ini, prusahaan baru bisa membangun plasma 20 persen itu, bila ada penyerahan lahan plasma dari masyarakat, itulah aturannya.
Masyarakat menyerahkan dulu 20 persen baru perusahan yang garab lahan itu, nah itu belum dipenuhi oleh masyarakat, sehingga jadi permaslahan sampai sekarang,”ujar Ambok Ali. (AQ)

About Halo Jambi

Baca Juga

Breaking News!!! Ribuan Masyarakat Ramaikan Pantai Babussalam 

Tanjabtim, halojambi.id – Ribuan warga di pesisir timur jambi, tepatnya di Desa Air Hitam Laut, …