Home / Mata Jambi / Halo Barat / Warga Berhamburan keluar Rumah

Warga Berhamburan keluar Rumah

Kerinci, halojambi.id – Wilayah paling barat Provinsi Jambi, Kerinci, kembali digoncang gempa, Kamis (12/7) sekitar pukul 23.53 wib.

Akibatnya, warga panik dan berlarian ke luar rumah untuk menyelamatkan diri.

“Gempa..gempa..cepat keluar,” teriak warga di Desa Semerah saat gempa terjadi.

Kepala BMKG Kerinci, Jon Haides, mengatakan gempa malam tadi berkekuatan 4.2 SR, terjadi 23:53:44 WIB.

“Lokasinya berada di :-2.22 LS,101.35 BT (Di darat, 47 km Timur Laut Mukomuko – Bengkulu), Kedlmn:10 Km ::BMKG-KSI . gempa ini kami ukur jarak dari epic ke muko2. Namun jika diukur ke kerinci jaraknya lebih dekat ke kerinci. untuk parameter gempa yang dipakai, kami serahkan ke PGR 6 yang punya wewenang memilih,” katanya.

Sementara dari hasil analisa BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang diperoleh parameter gempabumi dengan kekuatan M=4.2.

Pusat gempabumi ini berada di darat pada koordinat 2,27 Lintang Selatan dan 101.35 Bujur Timur, sekitar 17 km Barat Daya Kota Sungai Penuh,Kerinci-Jambi. Atau 47 kilometer Timur Laut Muko-muko, Bengkulu, pada kedalaman hiposenter 10 kilometer.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, goncangan tersebut dirasakan di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi berkisar II Skala Intensitas Gempabumi BMKG (SIG-BMKG) atau sekitar III Skala MMI. Hasil analisis peta tingkat guncangan (shake map), menunjukkan bahwa dampak gempabumi ini berupa guncangan pada skala intensitas II SIG BMKG (III MMI) yang dirasakan di Sungai Penuh,kerinci Provinsi Jambi. Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan sebagai akibat dampak gempabumi.

Gempabumi baratdaya Sungai Penuh, Kerinci-Jambi yang terjadi merupakan jenis gempabumi tektonik hiposenter dangkal. Berdasarkan catatan BMKG, daerah ini pada tanggal 6 Oktober 1995 mengalami gempabumi kuat dengan magnitudo 6.7 SR dengan kedalaman 33 km. Goncangan gempabumi ini dirasakan kuat di beberapa daerah seperti Kota Jambi VIII MMI, Kota Padang IV MMI, Malaysia dann Singapura II-III MMI. Gempabumi ini menyebabkan 84 orang meninggal dunia, 17600 bangunan rumah rusak berat serta tanah longsor di sekitar episenter gempabumi.

Khusus masyarakat di daerah Sungai Penuh, Kerinci-Jambi dihimbau agar tidak terpancing isu karena gempabumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami. (eja)

About Halo Jambi

Baca Juga

Masyarakat Desa Bernai Sarolangun Gruduk Lahan Perkebunan Tanpa Identitas

SAROLANGUN, Halojambi.id – Ratusan masyarakat geruduk lahan perkebunan sawit dan mempertanyakan keberadaan lahan perkebunan yang …