Fasha Persembahkan Kota Layak Anak dan IAA 2019

 

JAKARTA - Untuk urusan mengukir prestasi, Kota Jambi sepertinya tidak mengenal istilah antitesis pasang-surut. Sebaliknya, Kota Jambi mampu membuktikan dirinya sebagai daerah yang sangat produktif dan konsisten untuk terus berprestasi.

Selah haus untuk terus berprestasi, dalam kurun waktu beberapa waktu terakhir, berbagai penghargaan dan prestasi beruntun menghampiri Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi. Hal itu tidak terlepas dari kuatnya pengaruh kepemimpinan yang ditunjukkan oleh Wali Kota Jambi Dr. H. Syarif Fasha, ME, dalam menahkodai nama besar Pemerintah Kota Jambi.

Berkat tangan dingin, serta didukung oleh kehadiran sosok Wakil Wali Kota Dr. dr. H. Maulana,.MKM yang memiliki satu visi bersama dirinya, Kota Jambi di era Terkini, seolah telah menemukan momentum sebagai wilayah urban yang maju, modern dan gemilang akan berbagai prestasi membanggakan.

Setidaknya hal tersebut terbukti saat Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha dan Wawako Maulana "berbagi tugas" untuk menerima penghargaan di tingkat nasional, di dua lokasi berbeda. Bertempat di Pullman Hotel Thamrin Jakarta, Rabu malam (23/7), Wali Kota Jambi Syarif Fasha, menerima penghargaan bergengsi tingkat nasional Indonesia's Attractiveness Award (IAA). Sementara dihari yang sama, Wakil Wali Kota Jambi dokter Maulana menerima penghargaan Kota Layak Anak (KLA) tahun 2019 dengan kategori Madya, bertempat di Four Point Hotel Makassar, Sulawesi Selatan.

Untuk penghargaan Indonesia's Attractiveness Award (IAA), Kota Jambi mencetak hatrick karena konsisten selama 3 tahun berturut-turut sukses meraih penghargaan yang diinisiasi oleh media massa terkemuka Tempo Inti Media Group (penerbit Majalah Tempo, Koran Tempo, Tempo English dan Portal News Tempo.co) bersama lembaga independent Frontier Consulting.

Pada tahun 2019 ini, Kota Jambi menyandang titel sebagai Kota Sedang Terbaik Sektor Pelayanan Publik dengan Peringkat tertinggi "Platinum". Pada tahun lalu (2018), Wali Kota Jambi Syarif Fasha juga berhasil meraih anugerah bergengsi dari data Indonesia's Attractiveness Award itu, untuk kategori Peluang Investasi, sementara sebelumnya, pada tahun 2017 Fasha juga berhasil meraih anugerah bergengsi tersebut dengan kategori Kota Terbaik dan Potensial. 

Selain Wali Kota Jambi Syarif Fasha, turut pula beberapa kepala daerah berprestasi lainnya menerima anugerah IAA tersebut, seperti Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini, serta sejumlah kepala daerah terpilih lainnya.

Penghargaan IAA 2019 tersebut langsung diserahkan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia, Eko Putro Sandjojo, BSEE., M.BA. Turut hadir pula pada malam penghargaan IAA tersebut, Menteri Pariwisata Republik Indonesia Arief Yahya, serta jajaran manajemen dan redaksi Tempo Inti Media Group dan Frontier Consulting.

Tidak kalah membanggakan, untuk penghargaan Kota Layak Anak tahun 2019, Kota Jambi masuk dalam jajaran daerah yang sukses meng-"upgrade" kategori daerahnya dari Pratama menjadi Madya. Sebagaimana diketahui, pada tahun lalu (2018-red), Kota Jambi sukses meraih capaian KLA dengan kategori Pratama, yang diterima langsung oleh Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha di Kota Surabaya.

Penghargaan yang dirangkai pada momen puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2019 tersebut, diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Prof. Dr. Yohana Susana Yambise.

Tercatat, hanya 50 daerah se-Indonesia yang sukses meraih kategori Madya pada tahun 2019 ini, dan Kota Jambi adalah satu-satunya pemerintah daerah di Provinsi Jambi yang berhasil meraih level kategori tersebut.

Penghargaan Indonesia's Attractiveness Award (IAA) adalah salah satu penghargaan prestisius di Indonesia. IAA merupakan ajang apresiasi kepada kepala daerah yang memiliki prestasi, kinerja dan inovasi di sektor Investasi, Infrastruktur, Layanan Publik dan Pariwisata.

Untuk mendapatkan penghargaan ini, Wali Kota Fasha beberapa waktu lalu harus melewati proses seleksi yang cukup ketat dihadapan tim penguji independent, yang terdiri dari Bambang Harimurty (Tempo), Handi Irawan (Frontier), dan Faisal Basri (Ekonom Universitas Indonesia).

Penilaian yang dilaksanakan di Ruang dan Tempo Co-Working Space Gedung Tempo Jakarta tersebut, menjadi saksi saat Wali Kota Fasha sukses meyakinkan tim juri melalui paparan presentasinya yang berjudul "Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Perkotaan".

Dihadapan tim juri, Wali Kota Jambi dua periode itu menjabarkan berbagai kebijakan strategisnya dalam meramu standar pelayanan publik yang mengedepankan pelayanan prima berbasis smart city (IT).

Menurut dirinya, strategi tersebut mampu memberikan kepastian dan kenyamanan dalam pelayanan publik di Kota Jambi, sehingga membawa implikasi positif menjadikan Kota Jambi sebagai satu dari daerah yang memiliki standar pelayanan publik, serta investasi terbaik di Indonesia.

Usai menerima penghargaan tersebut, kepada sejumlah awak media, Wali Kota Syarif Fasha menyampaikan apresiasinya kepada jajaran ASN dan OPD Pemkot Jambi yang telah berupaya keras mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, terutama dalam pelayanan publik.

"Ini adalah penghargaan IAA yang ketiga kalinya diterima oleh Pemerintah Kota Jambi terkait dengan pelayanan publik, infrastruktur dan investasi. Penghargaan ini juga adalah hasil dari kerja keras ASN Pemkot Jambi dan kerjasama semua OPD. Mudah-mudahan dengan penghargaan ini akan memacu semangat ASN Pemkot Jambi untuk terus berkarya lebih baik lagi," sebut Fasha usai selebrasi penghargaaan tersebut.

Sementara itu, kesuksesan Pemerintah Kota Jambi "naik kelas" meraih kategori Madya pada ajang penghargaan Kota Layak Anak tahun 2019 tersebut bukan tanpa alasan kuat. Kota Jambi sejak dipimpin oleh Wali Kota Syarif Fasha, dinilai telah layak ditetapkan sebagai pemerintah daerah yang memiliki kepedulian, integritas dan komitmen dalam mewujudkan pemenuhan hak-hak sipil terbaik bagi anak-anak. 

Alhasil, prestasi ini hadir sebagai kado terindah bagi masyarakat Kota Jambi, pada Puncak Peringatan Hari Anak Nasional pada tahun 2019 ini.

Wakil Wali Kota Jambi dokter Maulana usai selebrasi penganugerahan, mengungkapkan rasa syukurnya atas raihan prestasi membanggakan oleh Kota Jambi tersebut.

"Kami sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan oleh Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia malam ini. Ini menjadi motivasi bagi Kota Jambi untuk terus meningkatkan suasana kota yang layak untuk anak dengan berbagai indikator dan tahun depan akan naik menjadi tingkat nindya," ujar Maulana.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota yang juga merupakan dokter tersebut juga berharap bahwa penghargaan yang diraih tersebut makin memotivasi jajarannya untuk senantiasa lebih meningkatkan kinerja dan pengabdian dalam membangun Kota Jambi.

"Terima kasih kepada seluruh jajaran OPD dan ASN Kota Jambi khususnya instansi DPMPPA dan OPD terkait lainnya, Pemerintah Provinsi Jambi serta segenap masyarakat Kota Jambi yang selama ini terus mendukung program dan upaya kami menjadikan Kota Jambi menjadi Kota Layak Anak. Kebanggaan dan prestasi ini adalah milik kita bersama dan kami dedikasikan untuk seluruh masyarakat Kota Jambi. Semoga dengan adanya penghargaan ini, terus memacu motivasi kita untuk selalu menciptakan karya dan pengabdian terbaik bagi masyarakat," harapnya.

Sebagaimana diketahui, Kota Jambi dibawah pimpinan Wali Kota Syarif Fasha dan Wakil Wali Kota Maulana, saat ini telah bertranformasi menjadi kota yang layak bagi anak. Berbagai aspek telah dipenuhi untuk mewujudkan hal tersebut. Diantaranya dengan mengakomodir dan melengkapi berbagai sarana dan prasarana pendukung, seperti taman-taman bermain yang akomodatif bagi anak, sistem pendidikan dan sekolah bermutu, hingga lahirnya berbagai regulasi pendukung, seperti Perda Kota Sehat, Perda Kawasan Bebas Asap Rokok dan regulasi lainnya dalam mendukung gerakan Kota Layak Anak.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kinerja Pemkot Jambi dalam memenuhi 24 indikator Kota Layak Anak. Diantaranya, pemenuhan hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dan kesejahteraan, pendidikan dan pemanfaatan waktu luang, sosial budaya, serta perlindungan khusus lainnya. 

Ditambah lagi dengan tingginya angka partisipatif masyarakat dan stakeholder lainnya yang mendukung kinerja Pemkot Jambi selama ini dalam mendukung berbagai program inovasi Pemkot yang ramah bagi anak, seperti Kampung Bantar, Puskesmas Ramah Anak (PRA), Sekolah Ramah Anak (SRA), Duta Pramuka Anti Narkoba, Pembentukan Forum Anak Daerah Bumi Angso Duo Kota Jambi dan pembentukan Gugus Tugas Kota Layak Anak sampai ditingkat kelurahan.

Rentetan raihan prestasi Kota Jambi tersebut, selain telah menambah daftar panjang penghargaan untuk Pemerintah Kota Jambi, prestasi itu juga sekaligus menempatkan Wali Kota Syarif Fasha sebagai kepala daerah yang meraih penghargaan terbanyak di wilayah Provinsi Jambi. 

Tercatat, Wali Kota Fasha sejak memimpin Kota Jambi, telah sukses meraih 124 penghargaan diberbagai level, provinsi, nasional, bahkan internasional. Berbagai penghargaan tersebut makin membuktikan determinasi dan kehandalan kepemimpinan Wali Kota Jambi Syarif Fasha, dalam menakhodai Pemerintahan Kota Jambi dengan segudang prestasinya. (cw1)