Halojambinews : Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief, SE, berhasil mendongkrak Universal Health Coverage (UHC) Kepesertaan BPJS Kesehatan Kabupaten Batang Hari dari 82,27 persen menjadi 96,66 persen. Keberhasilan ini membuat BPJS melaksanakan Launching UHC Kepesertaan JKN KIS Kabupaten Batanghari, Rabu  (06/07/2023) di Ruang Kaca Rumdis Bupati Batang Hari, Jalan Sultan Thaha, Kota Muara Bulian .

Eddy Sulistijanto, Deputi Direksi Wilayah II BPJS Kesehatan, mengungkapkan, saat ini Kabupaten Batanghari menjadi daerah ketiga di Provinsi Jambi yang telah memiliki sistem UHC. Dimana Kota Jambi dan Kota Sungai Penuh sudah terlebih dahulu berhasil mencapai UHC.

" Atas capaian ini,.Kabupaten Batang Hari menjadi daerah ketiga di Provinsi Jambi yang memiliki Sistem UHC ," kata Eddy. Dikatakan Eddy, pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Batang Hari harus diberikan secara maksimal. Pihak rumah sakit yang telah bekerjasama dengan BPJS harus mampu memberikan pelayanan yang sesuai kepada masyarakat. " Kita perbaiki dari waktu ke waktu. Kami tegaskan, rumkit yang tidak memberi pelayanan kesehatan yang sesuai dengan janji, maka akan kami putus," tegasnya.

Eddy juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Batanghari atas capaian yang telah diraih. Dirinya berharap pelayanan kesehatan di Kabupaten Batang Hari akan terus meningkat sehingga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Kami berterimakasih atas kerja keras pak Bupati, semoga kita sinergi lebih baik lagi. Dan sama-sama kita tingkatkan kualitas kesehatan di Kabupaten Batanghari," tutur Eddy.

Sementara itu, Fadhil Arief mengungkapkan bahwa capaian angka 96,66 persen kepesertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Batang Hari merupakan kerjasama dan dukungan semua pihak, di mana pada Tahun 2021 nan lalu masih berada di angka 82,27 persen.

Fadhil mengatakan hal tersebut juga salah satu yang ia dorong melalui program-program kesehatan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Batanghari. Ia juga menargetkan peningkatan kepesertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Batanghari khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Sehingga seluruh masyarakat dapat tercover dan memiliki jaminan pelayanan kesehatan.

"Saya juga minta kepala desa untuk mendata masyarakat-masyarakat kita yang belum memiliki BPJS Kesehatan, sehingga kalau sakit langsung berobat jangan tunggu parah dulu," pungkas Bupati. (Fri)