Jambi - Bank Indonesia Provinsi Jambi memprediksi pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi pada Triwulan III-2019 diperkirakan berkisar 4,66 – 5,06 persen (yoy).
"Pertumbuhan ekonomi terutama akan ditopang oleh kinerja lapangan usaha pertanian dan pertambangan," sebut Fadhil Nugroho, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi. Rabu (12/6/2019).
Ia menjelaskan untuk pertumbuhan lapangan usaha pertanian akan didorong oleh menguatnya permintaan komoditas kelapa sawit untuk kebutuhan biofuel.
Sedangkan, kinerja lapangan usaha pertambangan terutama ditopang oleh masih kuatnya permintaan minyak dunia ditengah keterbatasan pasokan akibat pemangkasan produksi oleh negara OPEC.
"Namun, pertumbuhan ekonomi global yang semakin melambat disertai ketegangan perdagangan yang kembali meningkat dapat menyebabkan pertumbuhan ekonomi lebih rendah dari perkiraan," jelasnya.
Selain itu, Ia menambahkan RUU energi baru terbarukan oleh Komisi Uni Eropa juga berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi terutama pada sektor pertanian. (uya)