Swiss-Belhotel Jambi yang merupakan satu-satunya hotel berbintang 4 yang telah bersertifikasi KAN (Komisi Akreditasi Nasional) di Jambi ini, mengalahkan pesaingnya dalam satu nominasi yaitu Aston Jambi Hotel dan Rumah Kito Resort Hotel.
Penghargaan tersebut, langsung diterima oleh Asianto Supargo selaku Komisaris PT Selaras Jaya Indah Hotelindo dan Ivan Bakara selaku General Manager Swiss-Belhotel Jambi yang berupa plakat dan piagam.
General Manager Swiss-Belhotel Jambi, Ivan Bakara mengatakan dirinya sangat bersyukur atas penghargaan bergengsi tahunan yang diterima oleh Swiss-Belhotel Jambi. Sebab, hampir 300 pelaku bisnis pariwisata yang masuk dalam nominasi ITTA 2018/2019.
” Award yang kami dapatkan ini, merupakan suatu kebanggaan bagi Swiss-Belhotel Jambi,” ujarnya kepada awak media saat press conference, di BnB Lounge, Swiss-Belhotel Jambi, Senin (10/12).
Dijelaskan Ivan, tercapainya Award ini merupakan hasil kerja sama tim Swiss-Belhotel Jambi mulai dari staff hingga Owner. Award yang didapatkan bukan merupakan kebanggaan sesaat, akan tetapi, menjadi tantangan untuk mengembangkan produk, karena saat ini sudah mulai beralih ke bisnis digital.
“Kami akan terus mencoba memberikan yang terbaik bagi tamu hotel. Ini merupakan suatu kebanggaan hotel di Jambi yang dapat di dengar dan di dengar oleh seluruh pelaku industri,” jelasnya.
Hadir dalam acara press Conferense tersebut, Ivan Bakara – General Manager Swiss-Belhotel Jambi, Tria Saraswati – Assistant Director of Sales & Marketing Swiss-Belhotel Jambi, Silvy Wong – Marketing Communication Manager Swiss-Belhotel Jambi dan Astri Yonanda – Assistant Human Resources Manager.
Untuk diketahui, Indonesia Travel & Tourism Award (ITTA) Foundation adalah organisasi non-pemerintah yang telah didirikan pada tahun 2010, yang bertujuan untuk pertumbuhan dan perkembangan pariwisata Indonesia yang lebih baik. ITTA Foundation dan ITTA Organizing Team setiap tahun mengadakan ajang bergengsi penganugerahan kepada berbagai instansi yang bergerak di bidang perjalanan wisata dan kepariwisataan.
Pemberian anugerah ITTA berdasarkan hasil voting dari anggota grup Facebook Indonesia Travel & Tourism Award beranggotakan publik dari 15 negara sebanyak 58.271 orang (per tanggal 16 November 2018), Binus Business School, dan Board of Advisors ITTA dengan persentase proporsi voting online 25%, Binus Business School 25% dan Board of Advisors ITTA 50%, kembali digelar untuk periode tahun 2018/2019, “The 9th ITTA Awards 2018/19”.
The 9th ITTA Awards 2018/19 adalah sebuah acara untuk industri pariwisata Indonesia dengan skala nasional. Penghargaan ini mengakui, memberi penghargaan dan mendorong kontribusi semua sektor industri perjalanan dan pariwisata Indonesia untuk peningkatan kualitas, berkelanjutan dan kepuasan pelanggan serta meningkatkan hubungan dengan karyawan, pemasok, dan rekanan. Tujuan dari acara ini adalah untuk menciptakan kesadaran, sehingga para pelaku industri pariwisata di Indonesia selalu berusaha dalam menjamin kualitas dan pelayanan. (uya)