Muara Tembesi - Faisal Hendri (45) yang kerap disapa Pai, warga Pal 6 Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Muara Tembesi, merupakan sosok tukang jagal sapi dan ayam yang sukses. Kenapa tidak? Dimulai dari jualan daging sapi potong di los Pasar Minggu Kampung Baru sejak 1997 nan lalu, sekarang menjadi grosir ayam potong yang beromset 20 juta perhari.

Perjalanan sukses Pai, dapat dijadikan panutan, karena berusaha dalam hal memenuhi urusan ayam dan daging bagi masyarakat ini, selalu menjualnya dengan harga di bawah standar. Malahan, ada permintaan yang langsung di antar ke rumah konsumen.

Sejak menikah dengan Sri Maryati (45) pada 1997 lalu dan tinggal di Lorong Setia Budi Pak 4, Pai berusaha membuka usaha sapi potong dan menggelar dagangannya di Pasar Minggu. Dari tahun ke tahun, usahanya tersebut berjalan lancar sehingga membuka usaha ayam potong. 

Sampai pindah ke rumah baru di pinggir lintas Muara Tembesi-Muara Bulian Pak 6 Kampung Baru, pada 2019, Pai beserta istri, membuka los sendiri di samping rumahnya panjang 30 meter serta lebar 6 meter dan terdiri dari 4 lapak. Pekerja berjumlah 10 orang dan mulai kerja memotong ayam sejak pukul 05.00 WIB.

Dalam usaha grosir ayam potong yang diberi nama dengan Kios Ayam Wak Pai ini, banyak yang membeli ayam untuk konsumsi rumah tangga sendiri, ada yang beli dalam jumlah banyak untuk dijual kembali, baik orang los maupun pedagang keliling.

Kepada Halojambinews, Jumat (29/05/2020), Faisal Hendri alias Pai ini, mengatakan bahwa ayam-ayam tersebut di datangkan dari beberapa perusahaan yang ada di Pulau Sumatra dan yang dipotong adalah ayam yang sehat.

" Yang dipotong untuk masyarakat adalah ayam yang sehat." kata ayah dari Iqbal Saputra, Surya Alfateha, Hikmal Agung , Putri Ramdhani, dan Putra Ramadhan ini.

Dirinya bersyukur, karena dapat memenuhi kebutuhan ayam potong segar kepada masyarakat serta membantu tingkat penghidupan pekerjanya yang berjumlah 10 orang dengan memberikan gaji seminggu sekali.

" Alhamdulillah. Usaha ini berkat Rahmat Allah Yang Maha Pemurah. Selagi kita masih bisa membantu kebutuhan masyarakat dengan harga murah,maka Allah akan menggantinya dengan rezeki yang berlipat" tutur Pai. (Fri)