Jambi - JNE Express kini hadir memberikan kemudahan dan keringanan pengiriman untuk UMKM seperti salah satunya di Provinsi Jambi. Hal ini bertujuan untuk membantu UMKM yang kesulitan melakukan pengiriman produknya.
Para pelaku UMKM ini akan mendapatkan harga khusus jika mengirim produknya melalui JNE Express.
Kepala Cabang JNE Express Jambi, Jacksen menyatakan pihaknya tidak hanya melakukan pengiriman paket. Namun juga turut peduli mensejahterakan sesama maupun lingkungan serta mendukung kegiatan sosial masyarakat.
Tidak hanya itu, JNE Express juga berkolaborasi dengan UMKM untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
"Bagi para pelaku UMKM yang akan mengirimkan produknya. Kita jamin akan memberikan cashback atau diskon ongkos kirim dalam setiap pengirimannya," kata Jacksen, kepada wartawan. Rabu (4/1/2021).
Sales Marketing JNE Express Jambi, Muhammad Fathir mengatakan bagi para pelaku UMKM yang ingin mengirimkan produknya melalui JNE Express bisa mendapatkan potongan harga bahkan gratis biaya ongkos kirim (Ongkir) dengan tujuan tertentu.
"Kita berikan potongan harga untuk pelaku UMKM. Kita juga ada program gratis ongkir untuk pengiriman Kota Jambi selama 1 bulan pertama. Setelah itu, kita bebankan biaya pengiriman flat 10 ribu rupiah setiap pengiriman dalam kota Jambi," ujarnya.
Ia menyampaikan tidak ada syarat khusus bagi para pelaku UMKM yang ingin bekerjasama dengan JNE Express. Caranya cukup mudah, hanya dengan menunjukkan produk serta lampirkan alamat lengkap ke Customer Service (CS) di kantor JNE Express yang beralamat di Jalan Sri Rejeki No.10, Sulanjana, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi.
Selain itu, bisa juga menghubungi langsung tim marketing JNE Express Jambi melalui Direct Message (DM) Instagram @jne.jambi.
"Syarat khusus tidak ada untuk penjual UMKM, asalkan produk sendiri bisa kita proses bantu mempermudah pengirimannya melalui JNE Express," jelasnya.
Ia menyebutkan hingga saat ini sudah terdapat sekitar 20 UMKM di Jambi yang telah bekerjasama dengan JNE Express untuk membantu pengiriman barang.
Sementara itu, Owner Batik Berkah, Rifdathul Khoiro mengatakan sudah sekitar satu tahun menjalin kerjasama dengan JNE sejak 2020 lalu.
"Awalnya saya sering ngirim paket sendiri. Terus ada yang nawari, daripada capek bolak balik mending kerjasama saja, dan ini free ongkir dijemputnya. Saya pikir ini menarik," kata Rifda. Minggu (9/1/2022)
Ia pun mengajak pelaku UMKM lainnya untuk menjalin kerjasama dengan JNE, agar lebih mudah dalam mengirimkan produk kepada konsumen. "Kita tidak ada minimal transaksi, yang penting ada pengiriman setiap bulannya," ujarnya.
Kemudian, Venny Septia Monica selaku owner Dendeng Pusako juga menyampaikan, pihaknya sudah menjalin kemitraan dengan JNE Express sejak 2020 lalu.
Usaha yang dirintis oleh orang tuanya sejak tahun 1998 itu sempat terdampak pandemi Covid-19, dimana penjualan produk mengalami penurunan. Maka dari itu, dirinyaharus memutar otak bagaimana agar usaha tersebut tetap bisa berjalan.
Akhirnya, Vanny mencoba untuk menjalin kerjasama dengan JNE guna memasarkan produknya. Dengan kerjasama tersebut, usaha Dendeng Pusako hingga saat ini dapat melayanai konsumennya dengan baik, bahkan yang berada di luar daerah.
Vanny juga mengaku puas dengan kinerja pihak JNE dalam membantu usahanya. Bahkan Vanny menyebut kerja tim JNE sangat rapi dan terstruktur.
"Satu-satunya partner pengiriman kami dalam satu tahun ini hanya JNE. Selain terpercaya, cabangnya juga banyak. Ketika ada masalah, kita langsung dibantu sama tim JNE. Kadang kan kita lupa masukkan kode booking, itu dikasih tahunya cepat. JNE sistemnya sudah sangat rapi, timnya sudah terstruktur," jelasnya.
Sejauh ini, pihaknya belum ada niat untuk beralih ke jasa ekspedisi lainnya. "Di JNE saja," tandasnya. (uya)
#JNE31tahun, #JNEMajuIndonesia, #jnecontentcompetition2021