Jambi - Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) mengungkap narkotika jaringan Internasional dan menyita sabu sebanyak 1,3 kg serta Ekstasi sebanyak 12.511 butir senilai berkisar Rp 8 Miliar dari empat orang pelaku pada Senin (14/5/2019) kemarin. 

Mereka yakni M. Roma Ardadan Julica (38), oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berdomisili di Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Agustinus (38), warga Bintan, Provinsi Kepri, serta M Rizal (27) dan Eko Rinaldi (29), warga Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Provinsi Jambi.

"Penangkapan tersebut dilakukan didua lokasi yang berbeda, yaitu Rumah Makan Garang Asem, Paal 10 Kota Jambi, dan Pos PJR Unit III perbatasan Jambi-Sumatera Selatan," ujar Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS saat konferensi pers di Mapolda Jambi, Selasa (14/5/2019).

Saat penangkapan, salah satu pelaku atas nama Agustinus berupaya kabur. Terpaksa anggota Ditresnarkoba Polda Jambi melumpuhkan dengan tembakan di paha kirinya.

Kapolda menyebutkan barang bukti narkotika jenis sabu dan ekstasi tersebut merupakan jaringan internasional dari Kepulauan Riau menuju Palembang yang berkemungkinan berasal dari Malaysia.

"Sabu dan ekstasi dibawa oleh satu unit mobil Kijang Innova warna silver dan dikawal oleh Kijang Inova warna hitam. Mereka saling beriringan satu tugasnya mengawal dan satunya membawa narkotika itu," jelas Muchlis. 

"Saat ini kita duga mereka hanya sebagai kurir, dan kita masih melakukan pengembangan dan pemeriksaan intensif terhadap pelaku," tandasnya. (uya)