Sarolangun - Operasi zebra dihari ke 13 yang bertempat di depan taman pkk Sarolangun, dikejutkan dengan adanya pengendara yang membawa mobil bernomor polisi BH 9097 EJ doble gardan jenis triton putih kabur dengan membawa penumpang anak anak di bak belakang.

Sontak polisi yang bertugas langsung mengejar dan dalam pengejaran polisi nyaris ditabrak pengendara mobil tersebut, mobil yang dikendarai Dendi dari Kecamatan limun yang rencana menuju bangko harus terhenti di dalam pengejaran depan rumah makan sederhana sarolangun.

Saat diperiksa pengemudi mobil sempat menolak dan diduga adanya barang yang terlarang, namun saat digeledah diakui dendi tidak memiliki STNK kendaraan.

Polisi yang melakukan pengejaran memperingatkan Dendi membawa mobil dengan membawa penumpang anak-anak di bak belakang, dengan kejadian ini polisi langsung melakukan penilangan.

Kasat Lantas Polres Sarolangun Iptu Angga luvyanto Kasat lantas Polres Sarolangun menyatakan."Kita mengadakan kegiatan Razia zebra sudah hari yang 13, dari awal Kita sudah melaksanakan operasi Zebra sampai kemarin 760 tilang, untuk Hari 13 ini lebih banyak yang kita tilang kendaraan roda 4, cuman nanti kita targetkan 100 tilang, karena kita target sampai 14 hari besok akhir, kita menargetkan 1000 tilang."Ungkapnya. 

"Ya benar pada razia hari ini di depan mesjid Al-falah, pada saat kita melaksanakan operasi zebra melintas kendaraan jenis pix Up yang menggangkut anak-anak di bawah umur, Nah pada saat itu di berhentikan petugas namun pengemudi tidak menggindahkan lalu petugas ingin memberi edutasi ataupun nasehat bahwasanya kendaraaanbtersebutbtidak diberuntuhkan untuk menggangkut orang."kata kasat.

Pada saat diberhentikan petugas tadi di lakukan penindakan berupa tilang."Karena kendaraan jenis pix Up tersebut bukan peruntukannya, Hari ini kita fokuskan kendaraan roda empat,"tambahnya.(Gun)