Jambi - Selama diberlakukannya PPKM level IV di Kota Jambi, dan meminimalisir terjadinya gangguan Kamtibmas Polresta jambi selalu meningkatkan patroli di sekitaran Kota Jambi.

Hal tersebut dikatakan oleh Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi, dirinya mengatakan selama diberlakukannya PPKM di Kota Jambi, Petugas keamanan tetap melakukan kegiatan rutin dalam bentuk patroli sekitaran Kota Jambi ditingkatkan.

"Kami himbau tetap sama-sama menjaga keamanan kota Jambi yang cukup kondusif ini, jangan lengah dan jangan anggapan bahwa semua bisa terlaksana tanpa adanya kerjasama dari masyarakat kota Jambi," katanya, Kamis (26/8/2021).

Kapolresta Jambi juga menjelaskan, pada malam minggu lalu, pihaknya mengamankan geng motor, namun kata Kapolresta sebetulnya bukan geng motor tapi kenakalan remaja.

"Sudah bisa kita tanggulangi kurang lebih 25 orang yang ada di Polresta dan sudah kita lakukan pembinaan, sebelum 1x24 jam sudah kita lakukan pendataan dan dikembalikan kepada orang tuanya, untuk tidak melakukan hal hal dapat merugikan atau menimbulkan gangguan Kamtibmas di Kota Jambi," katanya.

Sementara itu, ada sebanyak dua orang remaja yang membawa senjata tajam (sajam) prosesnya akan terus berlanjut, namun kedua remaja tersebut masih dibawah umur dan dikenakan wajib lapor.

"Karena barang Sajam itu juga tidak ada menempel dibadannya tapi terdapat di bawah jok motor. Karena undang-undang darurat itu, bahwa sajam yang melekat didirinya," jelas kapolresta.

Ada beberapa faktor yang memicu kenakalan remaja itu, mungkin karena libur sekolah, bosan atau lainnya.

"Saya juga menghimbau kepada orang tua lebih memberikan edukasi atau pembelajaran kepada anaknya jangan keluar malam, jangan membiarkan anaknya terlibat kegiatan yang merugikan diri sendiri," tutup Kapolresta Jambi. (uya)