HALOJAMBI.ID - Terkait pemberitaan Bantuan Dana Siaga Api Dipotong, Pihak perusahaan Primatama Kreasimas (PT.PKM) dan Bahana Karya Semesta (PT.BKS) angkat bicara, Jumat (31/07/2020).

Dalam penyerahan Reword DMPA Bantuan Dana Siaga Api tersebut sudah di sepakati bersama oleh pihak Masyarakat dan pihak desa, terkait ada pemotongan Bantuan Dana Siaga Api itu tidak benar dan ada kita ada bukti berita acaranya.

Selaku Humas Perusahaan Primatama Kreasimas (PT.PKM) dan Bahana Karya Semesta (PT.BKS) Hendra Ritonga menjelaskan

"Mekanisme pemberian reword DMPA Desa yang di lakukan oleh pihak Perusahaan untuk bekerjasama dengan pihak desa setempat ada 9 desa, sementara untuk di kecamatan Air Hitam itu ada 8 Desa. Dari pemberian reword DMPA itu ada 3 tahap yaitu pada tahun 2016,2017 dan 2018, "Kata Humas PT.PKM atau PT.BKS Hendra Ritonga.

"Pada tahun 2017 tahap pertama kita lebih fokus kepada sarana dan prasarana untuk desa-desa setempat yang mendapatkan reword DMPA, yang dalam arti tanpa ada terjadi kebakaran dan itu yang di berikan 100% reword dengan nilai Rp 100 juta rupiah dengan pembelian sarana dan prasarana untuk desa setempat dalam mencegah Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). ditahap kedua kita melakukan hal yang sama juga dengan lebih fokus untuk alat-alat prasarana, "Terangnya.

Ditambahkannya di tahap ketiga melalui hasil kesepakatan antara pihak perusahaan, masyarakat dan pemerintah Desa Kecamatan Air Hitam bahwa dalam pemberian reword tahun 2018 di alokasikan untuk pencegahan Karhutla berbentuk Dua kendaraan sepada motor yang digunakan sebagai aset di kecamatan air hitam maupun polsek air hitam.

Aset kendaraan ini digunakan untuk Karhutla dan sudah disepakati 8 desa, semua kepala desa menandatangani surat kesepakatan tersebut dan sepeda motor diserahkan langsung dari pihak perusahaan kepada camat dan kapolsek air hitam, untuk bukti serah terima sepeda motor sudah diterima serta ditanda tangani oleh Camat dan Polsek.

"Kita dari pihak perusahaan menyampaikan terkait pemberitaan Bantuan Dana Siaga Api di potong di beberapa waktu lalu semuanya itu tidak benar dan kita ada bukti berita acara sewaktu kesepakatan bersama yang merupakan reword DMPA sebagai aset Kecamatan Air Hitam, "Ungkapnya.(Gun)