KUALA TUNGKAL,Halojambi.id-Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi se Dunia (HAKORDIA) 2024 pihak Inspektorat Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar rangkaian kegiatan yang salah satu diantaranya melakukan kunjungan penyuluhan anti korupsi ke beberapa sekolah dasar, sekolah menengah pertama hingga sekolah menengah atas. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari 11 hingga 12 Desember 2024. Kegiatan penyuluhan Anti Korupsi tersebut menggandeng Insan Pers di daerah ini, guna berpartipasi dan terlibat aktif sebagai penyuluh Anti Korupsi.

Sasaran kegiatan Anti Korupsi tersebut adalah para peserta didik dari tingkat sekolah dasar hingga menengah atas, dimana tujuan dilaksanakannya kegiatan Anti Korupsi sebagai rangkaian peringatan HAKORDIA 2024 sebelumnya telah disampaikan oleh Inspektur Daerah Tanjung Jabung Encep Jarkasih saat ditemui HaloJambi.id di ruang kerjanya, bahwa pihaknya sengaja menggelar kegiatan kunjungan ke sekolah guna sebagai bagian dari rangkaian kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Harkordia 2024.

“ Jadi penyuluhan Anti Korupsi yang akan dilaksanakan adalah merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hakordia 2024, kita mengadakan kunjungan kesekolah dengan mengadakan penyuluhan Anti Korupsi, para penyuluh adalah kawan-kawan kita dari media, insan pers kita ajak bersama-sama mengaungkan semangat Anti Korupsi, mereka yang akan menyampaikan materi di sekolah-sekolah dan kami akan mendampingi,” sebut Encep.

Menurut Encep tema peringatan Hakordia tahun 2024 “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi Untuk Indonesia Maju” melalui tema ini menggaungkan semangat Anti Korupsi generasi muda di daerah ini agar kelak dewasa mampu memiliki keteguhan hati menolak berbuat korupsi dalam bentuk apa pun. ” Kita berharap, dimulai dari sejak dini anak-anak kita sudah bisa mengenal dan ditanamkan nilai-nilai Anti Korupsi seperti kejujuran, tanggung jawab, integritas serta hal-hal baik yang selalu mereka ingat dan hingga dewasa dan memasuki dunia kerja diterapkan dalam diri mereka,” ungkap Inspektur Daerah Tanjung Jabung Barat.

Kegiatan kunjungan ke sekolah terkait peringatan Harkordia yang terpantau Halojambi.id pada Kamis (12/12) berlangsung di ruang aula SMK Negeri 1 Kualatungkal kegiatan ini diikuti lebih kurang 40 orang siswa-siswa yang berasal dari dua sekolah yaitu dari SMK Negeri 1 dan dari SMK Negeri 2 Kelautan. Kegiatan penyuluhan diawali dengan penyampaiakan kata sambutan dari Inspektur Daerah Tanjung Jabung Barat yang diwakili oleh Auditor Muhammmad Al Arrozi yang mengemukakan pada kesempatan tersebut tentang kegiatan yang digerakkan oleh pihaknya, Inspektorat Daerah Tanjung Jabung Barat adalah bertujuan memberikan pencerahan kepada siswa-siswi sekolah dasar hingga menengah atas di daerah ini untuk sejak dini memiliki sikap dan karakter anti korupsi hingga terbawa hingga dewasa kelak.

Dua nara sumber yang digandeng pihak Inspektorat guna memberikan pencerahan kepada siswa-siswi yang hadir pada kegiatan tersebut dikatakan Al Arrozi dipersiapkan untuk menjadi penyuluh Anti Korupsi mereka berprofesi sebagai jurnalis. “Materi Anti Korupsi disampaikan penyuluh dari jurnalis, akan disampaikan apa itu korupsi, diharapkan teman-teman dapat mengikuti kegiatan ini nanti dan akan ada sesi tanya jawab dari pemateri juga akan menyampaikan kuiz ada 10 pertanyaan yang menjawab dengan benar akan mendapat doorprize , nanti akan dicacat nama-nama yang dapat mendapat menjawab dengan benar, hadiah doorprize akan diberikan kepada nama-nama yang tercacat tersebut,” ujar Fahrul Rozi kepada para siswa.

Kata sambutan berikutnya disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanjung Jabung Barat diwakili oleh Kepala Pendidikan Menengah Amril, S.Pd. Menurut Amril pihaknya sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Hari Anti Korupsi yang dimotori oleh Inspektorat Daerah Tanjung Jabung Barat yang mengadakan kegiatan kunjungan ke sekolah-sekolah dengan penyuluhan Anti Korupsi, sehingga diharapkan siswa-siswi bisa mendapat pencerahan tentang sikap anti korupsi untuk dapat menerapkan dalam dirinya kelak setelah dewasa.

Kepala SMK Negeri 1 Kuala Tungkal Heni Septi Nurani S.Pd, M.Pd selaku tuan rumah kegiatan Penyuluhan Anti Korupsi yang digelar tersebut sebelum membuka acara penyuluhan menyampaikan kata sambutannya dengan memberikan pengarahan kepada para siswa yang terpilih mengikuti kegiatan agar dapat memberikan fokus perhatian terhadap apa yang akan disampaikan oleh dua nara sumber. Setelah menyampaikan kata sambutannya Heni membuka acara penyuluhan Anti Korupsi ini secara resmi dengan memberikan ruang dan waktu bagi nara sumber menyampaikan materi yang dipersiapkan.

Sebelum dilanjutkan ke sesi kegiatan penyuluhan terpantau Halojambi.id tampak digelar photo bersama dan peragaan yel-yel anti korupsi yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi yang hadiri sebagai peserta penyuluhan. Pemateri pertama yaitu Firman Saputra, tampil mengemukakan-gagasan-gagasan terkait sikap anti korupsi yang bisa diterapkan oleh para siswa sejak dini kedalam diri mereka yaitu 9 prinsip yang merupakan sikap moral yang harus dimiliki oleh setiap pribadi agar mampu menjadi individu yang anti korupsi yang disebutnya dengan istilah “Jumat Bersepeda KK” hal ini pernah digaungkan KPK (Komisi Anti Korupsi) sebagai nilai-nilai integritas dalam upaya pencegahan korupsi.

“ Ada Sembilan prinsip yang harus dimiliki untuk menjadi orang yang anti korupsi yaitu jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil dan kerja keras atau bisa disingkat “ Jumat Bersepeda KK,” kata Firman sambil mengarahkan siswa untuk memperhatikan layar in focus. Sebelum menyampaikan materi 

Lebih lanjut Firman mengajak siswa-siswi di hadapannya menonton video pendek yang mengisahkan prilaku curang dan tidak berintegritas, terdapat lakonan siswa yang menyogok penjaga sekolah agar tetap izinkan masuk kelas setelah datang terlambat ke sekolah dan bendahara Osis yang menyalahgunakan kewenangannya dalam mengelolah keuangan. Dari cuplikan video ditampilkan dilayar in focus tersebut Firman meminta siswa-siswi merenungkan tentang prilaku negatif yang harus dihindari untuk ke depannya menjadi pribadi yang anti korupsi.

Pemaparan materi tentang nilai-nilai integritas lebih lanjut disampaikan oleh Nara Sumber kedua yaitu Lingga Putri, kepada siswa-siswi yang menjadi audiens Lingga mengatakan hal-hal terbaik hendaknya generasi penerus bangsa para siswa harus mampu menumbuhkembangkan dalam diri dan kepribadiannya menuju kehidupan dewasa yang memiliki tanggungjawab moral yaitu pribadi yang anti korupsi yang telah dipupuk sejak dini.

“ Sembilan prinsip integritas Jumat Bersepeda KK harus bisa kita terapkan kepada diri sendiri agar bisa kelak menjadi orang dewasa yang jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, adil dan kerja keras,” tutur Lingga. Lingga juga mengingatkan kepada siswa-siswi untuk taat aturan hukum yang berlaku agar kelak dewasa mampu memiliki sikap dan disiplin diri yang kuat dan berintegritas. Acara penyuluhan Anti Korupsi yang diikuti oleh SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 2 Kelautan Kualatungkal ditutup dengan pembacaan doa bersama. (ifa)