Muarojambi - Memasuki triwulan 3 serapan anggaran dinas PUPr kabupaten Muarojambi masih sangat minim seperiti yang disampaikan oleh para anggota Dewan DPRD Muarojambi pada penyampaian Fraksi terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD Ta.2019.
Dari seluruh pandangan fraksi dalam menyampaiakan pandangan umum mengkritisi dinas PU pr yang sangat minim dalam penyerapan anggaran.
"Dinas PUPR ini susah di ajak komunikasi, beberapa kali kita panggil dak pernah di gubris," ujar Gerhana fraksi PKB saat menyampaikan pandangan Umum Fraksi
Selain itu dirinya juga menyinggung rumah sakit Ahmad Ripin yang turun gridnya, hal tersebut merupakan suatu kemunduran,
"Gimana kinerja dirut rumah sakit ini, masak bisa turun gridnya, kalau bisa digangati saja direktudnya," tegasnya
Praksi gerindra yang di sampaikan olehTaufik, memberikan beberapa catatan terhadap pemerintah muarojambi salah satunya pemerataan anggaran perkecamatan yang tidak merata,
"Serapan belanja PUPR sangat minim anggaran perkecamatan seharusnya di sama ratakan, jadi tidak ada lagi kecamatan yang mendapatkan anggaran yang minim," ucapnya
Sementara itu Prakasi ppp hanura Kamaludin Hafis mengatakan ada kemunduran dalam pembangunan dalam pemerintahan Muarojambi, logikanya anggaran yang telah disahkan tidak berjalan sebagai mana mestinya.
"Setiap proposal harus di acc kepala pemerintah, hal itu yang membuat lambat, sehingga realisasi anggaran sangat minim" katanya.
"Segarkan kembali OPD yang ada, agar dapat mengembangkan potensi2 yang ada kalau tidak mampu mundur saja dari jabatannya, dan diganti dengan orang yang benar-benar mampu mengelolah".pungkasnya(dir)