Batanghari - Dalam rangka memeriahkan HUT Batanghari Ke-71, Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP) Kabupaten Batanghari menggelar Lomba Layang-Layang khas Pariaman, Rabu (27/11/2019) di Agrowisata Humo Tinggal depan Rumah Dinas Bupati Batanghari. Lomba ini diikuti 75 peserta yang dibagi atas dua sift, siang maupun malam. Jenis layang-layang yang dilombakan adalah layangan ukuran besar khas Sumatera Barat.
Ketua PKDP Batanghari Havid Manan, kepada Halojambinews mengatakan layangan yang dilombakan adalah jenis layangan Sasabik (layangan khas Pariaman-red).
" Layangan yang dilombakan jenis Sasabik, yang artinya layangan yang bercorak bulan sabit. 30 peserta sudah tampil sore ini. 35 peserta lagi akan tampil nanti malam, dan layangannya akan dilengkapi dengan lampu " kata Havid.
Kriteria penilaian dalam lomba layang Sasabik ini, adalah mampu terbang tegak lurus, melakukan manuver seimbang kiri-kanan serta mampu terbang sejauh mungkin.
" Penilaian untuk juara, terbang tegak lurus, yang mana bahasa Minang ya, tagak tali, manuver seimbang kiri-kanan yang disebut, maliuak, dan terbang jauh. Hadiah pertama akan mendapatkan seekor kambing, juara dua dan tiga mendapatkan medali emas serta uang tunai" pungkas Havid Manan.(Fri)