Tim Penilai Adipura Nasional Kunjungi Tanjabtimur

 

Tanjabtimur-halojambi.id Tim penilai Adipura mengunjungi Kabupaten Tanjung Jabung Timur selama dua hari yakni Jumat dan Sabtu tanggal 13 dan 14 Desember 2019. Kabupaten berjuluk Sepucuk Nipah Serumpun Nibung itu tahun ini ikut berkompetisi dalam hal kebersihan lingkungan melalui lomba Adipura.

 

Kedatangan Tim penilai disambut langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto didampingi Kepala dinas Lingkungan hidup Tanjabtim Gustin Wahyudi.

 

Dihari pertama kunjungan tim terlebih dahulu menggelar pertemuan dengan Bupati Tanjabtim Anggota DPRD dan kepala OPD terkait di kantor bupati Tanjung Jabung Timur.

 

Dalam kesempatan itu tim gabungan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) tersebut membeberkan apa apa saja yang menjadi kriteria penilaian untuk bisa memboyong piala Adipura.

 

Bupati Tanjabtim Romi Hariyanto mengatakan ia meminta kepada seluruh tim penilai untuk benar-benar objektif,sehingga kedepan dapat menjadi bahan evaluasi pemkab Tanjabtim untuk berbenah kearah yang lebih baik.

 

Bupati menginginkan penilaian ini harus direspons serius oleh semua aparatur sipil negara dan warga di kabupaten Tanjung Jabung Timur.

 

Dihari pertama ini juga tim penilai Adipura bupati dan sejumlah kepala OPD terkait langsung mengunjungi sejumlah titik pantau diantaranya kantor bupati Tanjung Jabung Timur kantor dinas perumahan dan kawasan permukiman, kantor Bappeda,kantor PUPR,kantor dinas lingkungan hidup,taman merakyat, komplek perumahan dinas,RSUD Nurdin Hamzah,puskesmas Muara Sabak, jalan arteri atau protokol,pertokoan talang babat dan taman selaras pinang masak.

 

Dihari kedua kunjungan tim penilai adipura kembali melakukan penilaian dibeberapa rute titik pantau. Penyisiran titik pantau ini diawali di Pasar Tradisional Parit Culum satu/ kemudian berlanjut ke SMPN 21 dan SMPN 17.

 

Tim penilai juga menyambangi TPA kabupaten Tanjabtim SMK perikanan, bank sampah Kartini, KSM pengelolaan sampah dan hutan kota Muara Sabak.

 

Selama kunjungannya tersebut tim tampak didampingi pihak Dinas Lingkungan Hidup Tanjabtim dan Camat Muara Sabak Barat. Terpantau tim penilai adipura sangat teliti dan menanyakan secara detail aspek-aspek terkait titik pantau yang dikunjungi. Tim penilai melihat secara umum sejauh mana Program Kabupaten mampu melakukan pengurangan penanganan dan pengolahan sampah.

 

Yuliana tim pemantau adipura nasional KLHK mengatakan Ada 4 komponen yang menjadi penilaian dari setiap titik pantau diantaranya Kebersihan dari sampah keteduhan berupa penghijauan kelancaran saluran air drainase dan Apakah sampah sudah dikelola dengan baik.

 

Tak kalah penting dari penilaian adipura ini adalah bagaimana masyarakat di kabupaten Tanjung Jabung Timur dapat bergerak untuk terus melakukan upaya menjaga kebersihan lingkungan dari sumber sampah.(kms)