Guru Mogok Mengajar Siswa-Siswi Terpaksa Pulang, Wali Murid Merasa

 

Kecewa SAROLANGUN – Guru gelar aksi mogok mengajar, semua Siswa-Siswi terpaksa pulang, Aktivitas belajar dan mengajar di SD Negeri 02 / PSR Sarolangun terhenti, Senin 17 Februari 2020.

 

Semua murid yang sebelum nya tidak mengetahui adanya aksi ini, berangkat kesekolah seperti biasa, namun setiba nya disekolah mereka semua terpaksa pulang kerumah lagi, hal ini disebabkan oleh semua guru SD Negeri 02 yang melakukan Aksi mogok mengajar.

 

Seorang Wali murid Efendi Sinaga menyampaikan rasa kekecewaan nya kepada pihak sekolah, anak nya yang sudah berangkat kesekolah kemudian terpaksa pulang lagi. “ pagi tadi anak saya pulang dari Sekolah, kemudian Saya tanya kenapa pulang nak, kemudian anak saya menjawab bahwa guru mogok, untuk itu saya sebagai wali murid mendatangi sekolah guna mencari kejelasan, yang jelas selaku wali murid kita merasa dikecewakan, karena terkait kegiatan belajar menggajar terganggu.” Terang nya Saat di Wawancara oleh Media.

 

Sementara itu Zahwa Putri Aprilia Seorang Siswi yang masih duduk di bangku kelas lima SD ini Saat di tanya oleh wartawan, Kenapa tidak belajar ?. Dia Menjawab “ guru mogok, tidak dikasih gaji.” Sebut nya. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sarolangun Helmi, langsung mendatangi Sekolah dan melakukan upaya mediasi dengan mendengar semua penyampaian Aspirasi dari Para Guru yang menggelar Aksi. “ Ini adalah aksi penyampaian aspirasi bahwa ada yang tersumbat antara para guru dengan Kepala Sekolah, tadi kita sudah duduk bareng para guru menyampaikan petunjuk dan arahan kepada mereka, bahwasanya para guru ini harus tetap konsisten.

 

Aspirasi para guru ini kita tampung, kita kaji dan kemudian kita evaluasi dan kita adakan verifikasi untuk mengambil sebuah keputusan.” Terang Kadis Disdikbud Helmi. Kemudian ia menambahkan mengenai tuntutan para guru terhadap Kepala Sekolah. “ intinya bermasalah dengan menejemen kepemimpinan, karakter, transparansi, kebijakan dan hal-hal lain.” Timpal nya. Menanggapi hal ini Helmi Selaku Kadis Disdikbud menyayangkan aksi para guru ini yang seharus nya konsisten dalam melakukan proses belajar dan mengajar.

 

 

Sementara itu dari pantauan Wartawan Hallo Jambi yang datang langsung kesekolah dimana para guru ini melakukan aksi nya, terlihat beberapa intansi pemerintahan berdatangan, Kadis Disdikbud Sarolangun Helmi, Camat Sarolangun Huzairin, Lurah Kelurahan Pasar Sarolangun Junaidi, bahkan Kapolsek Kota Sarolangun Beserta rombongan.(regi)