Jambi - Sejak dicanangkan oleh Presiden Jokowi pada tahun 2016 lalu hingga awal 2019 ini Provinsi Jambi telah memiliki sebanyak kurang lebih 202 kampung KB yang tersebar di Kabupaten/ Kota se Provinsi Jambi.

Hal tersebut dikatakan kepala BKKBN provinsi Jambi Mukhtar Bakti saat melakukan pertemuan dengan kelompok kerja advokasi tingkat Provinsi Jambi dalam rangka rapat koordinasi tim Pokja kampung KB, bertempat di ruang utama kantor Gubernur Jambi, Kamis (31/1/2019).

Dirinya mengatakan hingga saat ini Provinsi Jambi telah memiliki sebanyak 202 Kampung KB. "Kampung KB di Jambi saat ini mencapai 202. Program Kampung KB sendiri dimulai sejak tahun 2016 sesuai Juknis pusat, satu provinsi harus ada satu Kampung KB," katanya.

Lanjutnya, pada tahun 2017 lalu minimal ada satu Kampung KB di setiap kabupaten kota se Provinsi Jambi. Dan pada tahun 2018 setiap Kecamatan harus memiliki satu Kampung KB.

Sementara itu, Sekda Provinsi Jambi M. Dianto melalui Asisten II Sekda provinsi Jambi Agus Sunaryo mengatakan ada 5 faktor utama keberhasilan kampung KB, yakni komitmen kuat pemangku kebijakan disemua tingkatan, integrasi lintas sektor, optimalisasi fasilitas dan dukungan mitra kerja, semangat dan dedikasi pengelola kampung KB dan partisipasi masyarakat.

“Kolaborasi adalah kunci keberhasilan yang digunakan untuk menggambarkan pentingnya keterlibatan semua pihak terutama lintas sektor dalam implementasi kampung KB," katanya.

Diterangkan, keberadaan Pokja Kampung KB tingkat provinsi sebagai tim kerja yang beranggotakan para pemangku kepentingan di tingkat provinsi yang berasal dari perwakilan pemerintah, mempunyai tugas dan tanggung jawab melakukan advokasi kebijakan di tingkat Kabupaten/Kota. (uya)