Batanghari - Kondisi jalan nasional dan provinsi di Kabupaten Batanghari, sampai sekarang masih rusak parah. Belum ada upaya dari Balai Jalan P2JN Dinas PUPR Provinsi Jambi untuk memperbaiki lintas antar kabupaten dan antar provinsi yang merupakan jalur penting perekonomian ini.
Pantauan Halojambinews Senin (04/02/20), kerusakan jalan nasional tersebut seperti di Sukaramai-pal 5 dan pal 6 Kelurahan Kampung Baru Muara Tembesi, Simpang Terusan, Tenam-Sridadi-Sungai Buluh-Rantau Puri di Kecamatan Muara Bulian, serta Tebing Tinggi-Pulau Betung Kecamatan Pemayung.
Untuk jalan provinsi, kerusakan terparah berada di jalur dua Jalan Gajah Mada, depan puskesmas lama, serta lintas Tempino-Muara Bulian km 54 dan 69.
Kerusakan kedua tipe jalan tersebut, menimbulkan lobang yang menganga hampir mencapai 30 cm dan sangat sulit dilewati kendaraan.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Batanghari, Zulkifli, melalui Kabid Bina Marga Shomad, ketika dikonfirmasi, mengatakan sudah berulang kali melaporkan kerusakan ini secara lisan maupun melayangkan surat ke Balai Jalan P2JN, namun sampai sekarang belum mendapatkan kepastian kapan akan diperbaiki.
" Saya sudah pressure ke Balai Jalan, namun sampai detik ini belum mendapatkan kepastian kapan akan diperbaiki" kata Shomad.
Sambungnya, pihak Balai Jalan secara lisan, pernah mengatakan akan segera diperbaiki. Namun kapan akan dilaksanakan perbaikan, tidak jelas waktunya.
" Pernah mereka mengatakan akan diperbaiki, namun kapan waktunya, tidak tahu " ujarnya lagi.
Pihak PUPR Kabupaten sendiri dalam hal perbaikan jalan nadional maupun jalan provinsi di Kabupaten Batanghari, tidak punya hak dan kewenangan. Oleh karena itu terus memantau, melaporkan serta kordinasi dengan Pemrov Jambi akan kerusakan jalan tersebut.
" Kami tidak punya kewenangan. Namun kami selalu kordinasi dengan Balai Jalan, supaya kerusakan ini cepat terkondisikan" pungkas Shomad. (Fri)