KUALATUNGKAL,Halojambi.id- Jumlah penderita Covid-19 di wilayah Tanjungjabung Barat meningkat tajam seiring dengan melemahnya disiplin masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Data terkini mengungkapkan sebanyak 449 orang tercatat sebagai orang yang terkonfirmasi terpapar virus Corona baik yang bergejala maupun tanpa gejala berdasarkan pemeriksaan swab yang dilakukan oleh pelayanan kesehatan se tempat, terdapat sebagian besar menjalani isolasi pada Fasilitas pemerintah.

Kebutuhan makan minum serta fasilitas lainnya cukup terpenuhi bahkan salah satu penderita Covid -19 justru mengaku berat badannya menjadi bertambah. Ully (37) tahun warga Tanjungjabung Barat telah lebih dua pekan lamanya berada di tempat isolasi pasien Covid-19 akibat hasil Swab wanita ini menunjukkan tanda positif terpapar virus Corona, Ully sempat merasakan gejala sesak dan observasi, mendapat penanganan medis segera dan dijemput petugas Satgas penangan Covid setelah dinyatakan positif dan menjalani masa isolasi.

Tiba ditempat isolasi Ully mendapat fasilitas pelayanan yang diberikan oleh Tim Satgas Covid daerah ini tergolong cukup memadai sehingga Ully tidak menyampaikan apapun keluhan. Mengenai makanan dan kebutuhan obat dan vitamin serta fasilitas lainnya terpenuhi dengan baik.

"Kalo di sini kayaknya berat badan kita bertambah, karena selalu dikasih konsumsi makanan sehat dan Alhamdulillah teman-teman setelah tahu saya positif banyak yang memberikan suport kadang juga mengirim makanan yang memang harus kita makan agar imun kita baik, tapi berat badan bertambah, saya mengambil hikmahnya ketika saya sehat mempersiapkan saat saya sakit, Alhamdulillah itu benar," ungkap Ully Selasa (26/1) saat dihubungi via telepon di Kualatungkal.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tanjungjabung Barat H Taharuddin ketika dikonfirmasi Halojambi.id Kamis (28/1) mengatakan bahwa anggota Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tanjungjabung Barat memiliki masing-masing tugas dalam penanggulangan pandemi Corona ini, sehingga Tim Satgas berupaya agar kebutuhan hidup selama masa isolasi dipenuhi.

"Ya melalui teman-teman dari Dinkes yang juga anggota Satgas memperhatikan kebutuhan mereka yang sedang diisolasi." ujar H Taharuddin.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH yang melakukan pengecekan ruang isolasi Pasien Covid-19 di Balai Adat Tanjabbar pada bulan lalu mengatakan fasilitas yang disediakan di tempat isolasi bagi pasien Covid-19 telah cukup memadai dan tersedia 40 unit tempat tidur, tempat menjemur pakaian dan perlengkapan makan minum terdapat dispenser juga.“Pengecekan guna melihat dan memastikan kesiapan sarana dan prasaran disiapkan untuk pasien menjalani isolasi,” ujar AKBP Guntur .(Ifa)