KUALATUNGKAL,Halojambi.id-Setelah berlalu lebih sepuluh hari pasca pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kabupaten Tanjungjabung Barat, Provinsi Jambi, ternyata 10 relawan atau influencer serta para tenaga kesehatan yang menjalani penyuntikan anti Corona tersebut diketahui tidak mengalami keluhan atau gejala yang mengkhawatirkan.

Namun tetap sehat dan baik-baik saja. Kadis Kesehatan Tanjungjabung Barat dr. Hj. Andi Pada dikonfirmasi melalui Kepala Bidang P2PL Hj. Arida Santioren Sabtu (13/2) sore mengemukakan pihaknya sejauh ini sejak penyuntikan dosis pertama dilakukan 4 Februari lalu belum terdapat laporan adanya kejadian ikutan pasca pemberian suntikan vaksin kepada 10 influencer terpilih dan para Nakes dari yang bertugas di rumah sakit maupun di berbagai Puskesmas.

Dan terkait Kondisi pasca vaksinasi terhadap Nakes dan 10 influencer dikatakan Hj Arida tidak terjadi gejala mengkhawatirkan serta tiada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) di Tanjungjabung Barat ."Alhamdulillah, tidak ada keluhan sejak suntikan pertama, sehat dan baik-baik saja," ujar Hj. Arida.

Menurut Hj. Arida Vaksin covid 19 dosis pertama di Kabupaten Tanjungjabung Barat sebanyak 11/22021 yg datang 363 yang di vaksin 228 orang, sejak suntikan dosis pertama tidak sama tanggalnya untuk suntikan vaksin dosis kedua 14 hari setelah itu.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungjabung Barat dr. Hj. Andi Pada yang dikonfirmasi Halojambi.id terpisah, Sabtu (13/2) lalu mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi wilayahnya masih sedang berlangsung, belum selesai seluruh tenaga kesehatan mendapat suntikan vaksin dosis pertama."Belum semua, ada juga yg ditunda karena penyakitnya dan lain-lain," ujar Kadis Kesehatan.

Sementara Sekretaris Dinas Kesehatan Tanjungjabung Barat dr. Johannes yang juga merupakan salah satu influencer saat Pencanangan Vaksinasi Covid-19 yang dibuka oleh Bupati Tanjungjabung Barat pada Kamis (4/2) lalu di Kualatungkal mengaku dirinya sejam setelah disuntik mengalami sedikit gejala ringan.

"Waktu penyuntikan vaksin pertama, satu jam setelah disuntik bawaan seperti ngantuk disusul perut lapar, begitu berulang sampai 4 jam penyuntikan, setelah itu pulih seperti semula, hingga saat ini kondisi tubuh fit." ungkap dr. Johannes.

Hal senada dikemukakan Kapolres Tanjungjabung Barat AKBP Guntur Saputro yang juga merupakan salah relawan vaksinasi Covid-19 di Tanjungjabung Barat mengatakan dirinya baik-baik saja pasca menjalani suntikan vaksin, tidak mengalami gejala-gejala tertentu.

"Alhamdulilah sehat baik-baik saja, tidak ada keluhan kesehatan," ujar Kapolres. Hal serupa disampaikan pula oleh Kepala Inspektorat Tanjungjabung Barat Encep Jarkasih yang juga turut serta sebagai influencer untuk kegiatan Pencanangan Vaksinasi Covid -19 di daerah ini." Alhamdulillah gak ada gejala atau keluhan apapun," sebutnya. (ifa)