JAMBI - Sebanyak 217 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang lolos dalam tes CPNS tahun 2018 lalu tinggal menunggu pengangkatan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Jambi dalam hal ini Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi. Kini proses yang berjalan yakni tengah penekanan nota pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP) yang diajukan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi kepada PPK.

Kepala Bidang Pengadaan, Kepangkatan, Pensiun (PKP) dan mutasi BKD Provinsi Jambi Pahari mengatakan hingga kini tengah proses penekanan usulan NIP oleh Plt Gubernur Jambi. "Nantinya sesuai target BKN Terhitung Masuk Tanggal (TMT) nya direncanakan pada 1 Maret mendatang, untuk itu sekarang tengah proses di PPK,"tuturnya, Rabu (13/2).

Nantinya setelah proses penekenan ini selesai, walaupun TMT mulai 1 Maret nantinya PNS baru tersebut akan menunggu SK resmi untuk mulai melaksanakan tugas. "Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT), akan menjadi tanda seseorang itu mulai laksanakan tugas sebagai PNS," sebutnya.

Dikatakannya nantinya untuk gaji pertama juga dihitung berdasarkan mulai tanggal masuk berkerja. "Kalau masuk 1 April maka bulan depan terima gaji,"jelas Pahari.

Untuk penanda mulai bekerja PNS baru di lingkungan Pemprov yang didominasi guru SMA dan SMK ini, Pahari menyebut rencananya 217 PNS akan dikumpulkan di BKD. "Nanti rencananya akan kita sosialisasi kan juga terlebih dahulu,"paparnya.

Bahkan merujuk Provinsi Jambi sendiri juga akan dipertimbangkan untuk penyambutan simbolis secara besar-besaran bersama jajaran Pemprov Jambi di Kantor Gubernur. "Kalau Provinsi lain ada penyambutan langsung dengan kepala daerah, kita juga ada rencana kesana,"katanya.

Sebelumnya juga Pahari menyampaikan untuk pemprov sendiri dari 235 kuota PNS yang diberikan memang ada 18 posisi yang tidak terisi. "Ada 15 Dokter Spesialis, 1 Pelamar umum untuk jabatan Guru multimedia, dan 1 guru disabilitas yang memang tidak ada pelamarnya ketiga formasi tersebut,"tandasnya. (uya)