Merangin - Pelaksana tugas Kepala BPBD Merangin Syafri ditemukan tewas bersimbah darah di kediamannya di Kebun Sayur, Kelurahan Dusun Bangko. Informasinya di rangkaum Syafri ditemukan warga tewas sekitar pukul 18.00 WIB, Kamis (29/7) malam oleh warga.

Merasa curiga karena yang bersangkutan tak kunjung keluar dari rumah. "Merasa curiga dengan korban yang tak keluar-keluar dari rumah. Merasa curiga kemudian warga masuk kerumah dan mendapati korban sudah bersimbah darah di kamar mandi," ujar warga. 

"Warga Orang-orang sini ngomong kalau pak Syafri dak keluar-keluar dari rumah, disuruhlah adik kami masuk untuk melihat, ya itu kaget pak Syafri sudah tergeletak di kamar mandi,"ujar warga. 

Pantauan di lokasi Tampak rumah sapri sudah di penuhi warga yang meliah dan pintu rumah sudah di beri tanda garis polisi.

Kapolres Merangin, AKBP Irwan Andy Purnamawan juga tambak berada di lokasi dikonfirmasi membenarkan korban merupakan Plt Kepala BPBD Merangin, Syafri. "Benar di temukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Untuk dugaan saat ini korban sedang di lakukan otopsi di rumah sakit dan tim kami sekarang sedang melakukan olah tkp dan nantinya untuk perkembangan, Jenazah untuk sementara dilakukan otopsi di rumah sakit," tambahannya.

Kapolres juga membenarkan ada temuan luka di bagian belakang. "Nanti dari hasil optopsi kami perjelas lagi, saat ini kami belum bisa menyimpulkan apakah korban pembunuhan atau penyebab lainnya,"ujarnya. 

Kronologi penemuan mayat korban setelah mendapat laporan dari penjaga malam yang bekerja di rumah nya. Bahwasanya ada korban yang di temukan bersimbah darah. Terkait saksi sejauh ini sudah dua orang yang kami periksa.

"Saksi saat ini yang diperiksa yakni saksi saksi terdekat baik Penjang malam rumah dan sopir nya sendiri . Perkembangan lebih lanjut akan kami kabarkan,"jelasnya. . (les)