TANJABTIM-HALOJAMBI.IDAgenda sidang gugatan praperadilan KPU Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) terhadap Kejari Tanjabtim diputus hari ini senin sore (1/11).

Setelah menjalani beberapa sidang selama 7 hari, dari mulai membacakan materi objek poin praperadilan, jawaban Kejaksaan Negeri Tanjabtim, tanggapan Kuasa Hukum Sekretaris KPU Tanjabtim, keterangan saksi dan saksi ahli sampai dengan kesimpulan dan putusan.

Hakim tunggal Pengadilan Negeri Muarasabak, Adji Prakoso, SH menolak gugatan praperadilan (PN) yang diajukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanjungjabung Timur (Tanjabtim) terhadap pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjabtim,Putusan Niet Ontvankelijke Verklaard atau Putusan NO, merupakan putusan yang menyatakan bahwa gugatan tidak dapat diterima karena mengandung cacat formil.

Kepala Kejaksaan negeri Tanjung jabung timur saat di wawancarai mengatakan “Syukur Alhamdulillah telah memenangkan persidangan, seluruh gugatan KPU Tanjabtim di tolak oleh PN dan sampai saat ini Tim kami terus melakukan penyelidikan. kami mohon kepada saksi-saksi yang kami panggil sudah tiga kali tidak hadir segera datang memenuhi panggilan, jika tidak kami bisa menjemput sesuai hukum yang berlaku,” bebernya.

Rifki Septino, kuasa hukum KPU Tanjabtim mengatakan pihaknya tidak puas dengan putusan tersebut. Bahkam Rifki menyebut hakim main aman dalam mengambil keputusan.

"Kami tidak puas dengan putusan ini, kami pribadi menilai hakim hanya main aman saja. Hanya mempertimbangkan formalitas saja," kata Rifki.

Ditambahkan Rifki, pihaknya juga masih bingung dengan keputusan hakim. "Karena dalam putusan persidangan tadi hakim berasumsi KPU ini koorporasi. Jadi kita sebagai kuasa hukum masih bingung," ujarnya.

Untuk langkah selanjutnya, Rifki mengatakan kuasa hukum akan berkoordinasi dulu dengan pihak KPU Tanjabtim. "Kita koordinasi dulu," tandasnya.(kms)