TANJABTIMUR-Semula kulit buah pinang menjadi limbah dan sampah tidak berguna di mata masyarakat,kini menjadi bahan bernilai jual di desa Sungai Beras kecamatan Mendahara Ulu kabupaten Tanjung Jabung Timur, Rabu(22/11).

Program inovasi desa universitas jambi mahasiswa kuliah kerja nyata bersama pemerintahan desa sungai beras,menyulap limbah kulit pinang menjadi Bio briket.

Adam mahasiswa universitas jambi mengatakan ide dan inovasi ini kami dapat kan dari jurnal -jurnal dan di inovasikan,memodifikasikan lagi dengan produk bio briket,yang mana di kabupaten tanjung jabung timur ini kebanyakan kulit pinang di buang,berasal dari itu red.

"Kami ingin kulit pinang yang selama ini menjadi limbah,berguna bagi masyarakat",katanya

Bupati Tanjabtimur Romi Hariyanto yang turun langsung ke desa sungai beras menyampaikan sangat mendukung penuh inovasi yang di lakukan mahasiswa universitas jambi,yang mengolah limbah kulit buah pinang yang didesa sungai beras.

Hal ini perlu pengkajian dan pengembangan lebih lanjut namun kami atas nama pemkab tanjabtimur berterima kasih banyak kepada mahasiswa unja dan dosen pembimbing,desa sungai beras semoga bermanfaat khusus nya masyarakat tanjung jabung timur.

Romi berharap bisa di patenkan menjadi inovasi kerjasama bersama mahasiswa unja dengan desa sungai beras paparnya.(kms)