Demi Pemulihan Ekonomi Masyarakat,Desa Pandan Sejahtera Tabrak Regulasi Permendes
MUARASABAK -Halojambi.id Pembangunan Desa Pandan Sejahtera Tahun Anggaran 2021 lalu sebanyak 5 kegiatan fisik telah selesai dan rampung dilaksanakan.
Dari kelima pembangunan tersebut seperti Rabbat Beton di RT. 04 Dusun Rejosari yang dianggarkan melalui dana Banprov, Rabbat Beton Lanjutan RT.04 Dusun Rejosari dan Rabbat Beton RT. 17 Dusun Simpang Pandan melalui Dana Desa ( DD ), dan Box Culvert yang dianggarkan melalui Alokasi Dana Desa ( ADD ), serta pemasangan teralis untuk gedung aula kantor Desa yang dianggarkan melalui dan PDRD.
Dalam pembangunan ini sebenarnya memang sedikit melabrak regulasi Permendes Nomor 13 Tahun 2021 yang mana tujuannya untuk memulihkan atau memperkuat ekonomi masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, dan stunting kesehatan masyarakat.
Namun dibalik hal itu Purwadi sendiri selaku Kepala Desa Pandan Sejahtera Kecamatan Geragai memiliki kajian tersendiri atas regulasi tersebut.
Dia berani mengambil kebijakkan dengan melaksanakan pembangunan tersebut bertujuan untuk memulihkan ekonomi masyarakat dan memperkuat sistem ketahanan pangan untuk masyarakat.
Seandainya dia tidak mengambil kebijakkan tersebut dengan membiarkan jalan dan akses lain rusak terbengkalai, maka ekonomi masyarakat akan merosot drastis.
Hal ini sebagaimana diungkapkan Purwadi Kades Pandan Sejahtera Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur saat diwawancarai dikantornya ( Senin 17 Januari 2022 ) menjelaskan, " Saya berani melaksanakan pembangunan di Desa saya ini, atas dukungan dari masyarakat.
Saya juga mengkaji regulasi atau aturan Permendes Nomor 13 tahun 2021 dari sisi lain. Artinya, dalam Permendes itu kita ambil contoh dari perkuatan ketahanan pangan saja, bukan kita atau masyarakat itu kita suruh bukakan lahan untuk nanam serta kita berikan bantuan. Tidak seperti itu kajiannya. Kajiannya seperti ini, bagaimana caranya agar hasil panennya bisa keluar dengan lancar. Yaitu tadi, akses jalannya kita perbaiki.
Kalau jalannya atau aksesnya tidak kita perbaiki, akhirnya hasil panennya tidak bisa keluar dong. Selain itu juga dapat meningkatkan harga jual hasil panen masyarakat tadi ". Jelasnya. (Kms)