Jambi - Dalam ajang pemilihan Gubernur Jambi tahun 2020 mendatang, Fachrori Umar mulai melirik sejumlah kandidat menjadi pendampingnya mulai dari kepala daerah aktif, pesiunan Bupati hingga jenderal polisi dan tiga kader Golkar masuk radar.
Miftahul Ikhlas, Ketua Tim Keluarga Fachrori Umar menyampaikan terdapat enam pesohor sebagai calon kuat pendamping Fachrori di Pilgub 2020 nanti. Kepala Kepolisian Daerah Jambi Inspektur Jenderal Polisi Muchlis AS, menempati posisi teratas tokoh yang dibidik.
Alasan Fachrori membidik nama Muchlis. Menurutnya, Muchlis dalam waktu dekat bakal purna tugas dari kepolisian. Selain tercatat sebagai putra asli Jambi, Muchlis punya basis kuat di Batanghari.
“Sebagai pendatang baru di dunia politik Jambi, Muchlis kian jadi primadona,”katanya, di resto Wiltop hotel, Rabu (25/12/2019).
Pria yang biasa disapa Paul ini, menilai Muchlis punya jaringan kuat dan didukung keluarga besar Bhayangkara. Semasa menjadi Kapolda, Muchlis menunjukkan kelasnya sebagai komandan yang bervisi besar.
“Beliau sukses mengatasi konflik di Jambi dengan pendekatan melayu,”ujarnya.
Sebagai pencipta sejarah di Kepolisian Jambi, Muchlis adalah Kapolda Jambi pertama yang berpangkat jenderal bintang dua.
Menariknya, tiga kader ternama golkar masuk radar sebagai kandidat wakil Gubernur Fachrori. Mereka adalah Bupati Sarolangun Cek Endra, Walikota Jambi Sy Fasha dan Bupati Merangin Al Haris.
Nama Bupati Sarolangun Cek Endra diposisi teratas yang di bidik Fachrori, kata Paul karena sejumlah alasan.
“Dia berpengalaman dan sukses memimpin Sarolangun. Juga calon kuat Ketua DPD Golkar,”tuturnya.
Sementara nama Walikota Jambi, Sy Fasha nongol di urutan kedua kader Golkar yang di bidik. Bupati Merangin, Al Haris, justru diposisi ketiga yang turut diincar.
Alasan Fachrori memilih Fasha dan Al Haris, menurut Paul, karena mereka punya basis kuat di daerahnya masing-masing. Dan berpengalaman sebagai kepala daerah.
Dua nama terakhir adalah Mantan Bupati Tanjab Barat Usman Ermulan dan Saprial, Bupati Tanjab Barat. Mereka di nilai tepat dan layak mendampingi Fachrori.
Munculnya sederet tokoh ternama itu didapat dari survei internal, masukan tim keluarga serta sejumlah tokoh adat dan masyarakat Provinsi Jambi. Sederet tokoh itu, kata Paul, adalah sosok yang punya kapasitas dan kapabilitas.
“Mereka punya rekam jejak yang bagus, baik di bidang pemerintahan maupun bidang yang digelutinya,”tutur Paul.
Fachrori, membutuhkan figur yang punya chemistry atau kecocokan dalam membangun Jambi. Wakil gubernur bagi Fachrori bukan ban serep, melainkan posisi strategis yang dapat membantu kerja-kerja gubernur nantinya.
“Nama itu dinilai pas dan layak mendampingi bang Fachrori,”ujarnya.
Selain wakil adalah tokoh yang mampu memberikan sumbangan elektoral bagi Fachrori. Beberapa nama itu memiliki popularitas dan juga elektabilitas yang mantap.
“Mereka punya basis di masing-masing wilayahnya,”ujarnya.
Alasan terakhir, Fachrori sejak awal memang mengincar calon wakil yang bisa bersinergi mengeksekusi kebijakan pemerintah.
Jefri Bintara Pardede dan Daeng Hamdi turut mendampingi Paul ketika konferensi pers di belakang resto Wiltop, Rabu Sore tadi. (*)