Muara Tembesi - Taman Wisata Alam Puri Rimbo Bulian yang terletak di RT 05 Kelurahan Kampung Baru Muara Tembesi, sekarang makin mempercantik diri nuansa-nuansa baru yang akan memanjakan pengunjung.

Areal wisata alam ini, sekarang diperluas 1,5 hektar lagi, di areal perbukitan yang berisikan pepohonan asli seperti Batang Bulian, Meranti, Medang, Pulai dan jenis lohon lainnya. Di areal dibangun pentas alam, beberapa pendopo, arena camping ground serta jembatan dari kayu bulian yang di bawahnya, akan di buat sungai untuk arena wisata air. Juga akan dibuat beberapa unit home stay bagi pengunjung keluarga yang menginap. 

Mulyadi Johan selaku owner, mengatakan pengembangan ini semata-mata untu pengunjung dimana membutuh kenyamanan ketika berkunjung ke tempat saya yang sederhana ini. 

" Ya, semuanya untuk kenyamanan dan kepuasan pengunjung untuk menikmati wisata alam di Puri Rimbo Bulian " kata Mulyadi. 

Keaslian alam pada areal pengembangan seluas 1,5 hektar tersebut, tetap dijaga supaya tidak nilai estetikanya.

" Tetap alam sejati 100 persen. Malahan alamnya seperti di bukit yang dikelilingi hutan pohon dengan sungai di sekelilingnya " sambung Mulyadi. 

Pada areal lama, sekarang lagi dibangun jalan setapak mengantikan yang lama dengan ukuran jalan 2,2 meter dengan susunan bata merah dengan panjang total lebih kurang 100 meter mengelilingi taman. 

" Kalau jalan dulu, ukuran lebarnya kurang satu meter. Jadi kalau diperlebar, lebih leluasa berkeliling taman beserta kawan maupun rombongan." terangnya. 

Untuk ibadah bagi pengunjung, di lokasi wisata yang sudah ditetapkan oleh Disbudpar Provinsi Jambi ini sebagai salah satu Ikon Wisata Batanghari ini, akan dibangun Musholla, Gereja, Pura serta Kelenteng dan Wihara. 

" Bagi pengunjung Muslim nantunya sudah ada tempat sholatnya apabila pas masuk waktu sholat, begitu juga gereja buat pengunjung Nasrani, Kelenteng bagi Kong Hu Cu serta Pura bagi pengunjung yang beragama Hindu. Tak tertingal Wihara bagi pengunjung beragama Budha. Semuanya tempat ibadah tersebut, akan dibuat dalam ukuran mini " ujar Mulyadi.

Demi mempercantik taman wisata alam miliknya ini, Mulyadi rela menganggarkan dana sampai selesai mencapai seratus juta lebih. 

" Demi perkembangan tempat wisata saya ini serta ikut berkontribusi bagi Pesona Batanghari, uang bukanlah masalah. Kan semuanya juga untuk mayarakat Batanghari khususnya dan Jambi umumnya dalam peningkatan sektor pariwisata " tandas Mulyadi. (Fri)