KUALA TUNGKAL - Musim pendaftaran masuk sekolah baru telah dimulai, setelah melalui tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang berlangsung pekan pertama Juli 2019, calon siswa yang dinyatakan lulus dapat segerap melakukan pendaftaran ulang pada sekolah yang dituju. Salah satu sekolah menengah atas di Kualatungkal terlihat membuka kegiatan pendaftaran ulang siswa baru dan akan digelar hingga dalam beberapa hari kedepan.  

Hal ini sebagaimana yang dipantau Halo Jambi di SMA Negeri I Kualatungkal Rabu (10/7) puluhan peserta didik baru yang datang melakukan pendaftaran setelah dinyatakan diterima disekolah ini nampak berjejer rapi dalam urutan antrian yang diatur sesuai nomor urut yang dijadwalkan untuk hadir melakukan mendaftaran.

Kepala SMA Negeri I Kualatungkal Khairil Anam Rabu (20/7) di ruang kerjanya kepada Halo Jambi mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja membuat sistem yang mengatur siswa yang dinyatakan lulus seleksi PPDB dalam melakukan pendaftaran ulang agar tetap tertib adalah dengan memberikan jadwal kepada calon peserta didik baru tersebut datang melakukan pendaftatan sesuai nomor urut yang ditentukan sehingga tidak terjadi antrian panjang yang melelahkan bagi calon siswa yang telah diterima di sini," Kita menyelenggarakan kegiatan pendaftaran bagi siswa yang telah lulus seleksi PPDB dengan mengatur agar tudak terjadi antrian panjang dengan memberikan nomor kepada calin siswa baru tersebur agar mengikuti jadwal pendaftaran yang ditentukan, sehingga nantinya pendaftaran bisa berlangsung tertib," ujarnya.

Sebagaimana yang diketahui menurutnya pihaknya sesuai aturan yang berlaku dalam proses PPDB telah penerapkan sistem Zonasi yang dimana calon siswa 80 persen diterima pada sekolah yang dituju sesuai dengan kedekatan tempat tinggal dengan sekolah," Sistem Zonasi ini memberikan peluang 80 persen dari jumlah yang diterima adalah siswa yang bertempat tinggal dilingkungan sekolah, didalam 80 persen ini terdapat 20 persen diantaranya adalah siswa berprestasi dan 20 persen lainnya adalah siswa kurang mampu berada dilingkup sekolah," ungkapnya.

Keberlakuan sistem ini dikatakan Khairil dengan memperhatikan Zonasi 1 adalah adalah calon siswa berada dilingkup terdekat sekolah dengan titik koordinat rumah kesekolah," Dan selain itu pertimbangan lainnya untuk siswa dapat diterima berdasarkan zonasi 2 adalah yang terjangkau ke sekolah ketika zonasi 1 belum penuh, diluar hal itu terdapat 15 lainnya siswa yang berada diluar Zonasi dapat diterima karena berprestasi dari sekolah asal dan 5 persen lainnya bisa diterima karena kepindahan tugas orangtua, sehingga kafasitas tampung sekolah terhadap siswa baru terpenuhi," ungkap Khairil.

Terkait tahun ajaran baru 2019/2020 untuk SMA Negeri I Kualatungkal Khairil menutup keterangannya mengatakan pihaknya membuka 9 rombongan belajar (rombel) yang setiap kelas berkafasitas 32 orang siswa," Untuk tahun ajaran ini kita menerima 270 siswa plus 9 orang tinggal kelas, sehingga nanti seluruh siswa baru yang tertampung disekolah ini dapat menjadi peserta didik disekolah ini dengan mengikuti seluruh kegiatan belajar sebagaimana mestinya," sebut Kepsek.(ifa)


loading...