Jambi - Dalam rangka pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, Tim Pengabdian dari Program Studi Ilmu Politik Universitas Jambi Fakultas Hukum Universitas Jambi melaksanakan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat pada Selasa (28/7/2020) di Kelurahan Pijoan, Kecamatan Jambi Luar Kota. Tim pengabdian dipimpin oleh Dr. Hartati, S.H,M.H yang juga merupakan Ketua Jurusan Ilmu Politik dan Pemerintahan bersama anggotanya dosen ilmu politik Sutri Destemi Elsi, S.IP,M.IP. Kegiatan ini diikuti mayoritas kelompok Ibu-ibu PKK desa, kelompok Yasinan serta beberapa tokoh pemuda dan mahasiswa kelurahan Pijoan. 

Menurut paparan Dr. Hartati, SH.M.H, dewasa ini kaum wanita khususnya belum mendapatkan pengetahuan politik dengan baik, namun demikian tuntutan atas keterwakilan perempuan dalam politik dan pemerintahan tidak dapat diabaikan berdasarkan peraturan perundang-undangan. Menghadapi Pilkada Provinsi Jambi yang akan dilakukan pada bulan Desember mendatang perempuan tidak boleh apatis, sehingga harus ikut berpartisipasi mensukseskan pesta demokrasi secara bersama-sama.

Penyebab rendahnya partisipasi perempuan adalah budaya partriarkhi yang kental menempatkan perempuan sebagai kelas kedua dibawah kendali kekuasaan laki-laki sebagai kelas pertama, sehingga sering menempatkan perempuan dalam ketidakberdayaan mengambil keputusan. Alasan tersebut juga berhubungan erat denga nilai agama yang memposisikan wanita sebagai seorang Ibu dan seorang istri yang menjadikan tugas utamanya adalah sebagai Ibu rumah tangga, sehingga peran ganda menjadi tantangan yang sulit dilakukan bersamaan, selain itu dukungan keluarga dan lingkungan juga menjadi faktor yang mendukung partisipasi perempuan dalam politik dan pemerintahan. Namun demikian, berbagai tantangan yang menjadi pemicu rendahnya partisipasi perempuan dalam politik dapat dilakukan salah satunya dengan memberikan pendidikan politik kepada perempuan, sehingga perempuan memiliki kepercayaan diri, kemampuan untuk mengelola situasi dalam menghadapi tantangan yang muncul. Menghadapi pemilihan Gubernur Jambi mendatang perempuan harus memperhatikan visi,misi dan program para kandidat yang mengangkat isu perempuan/ analisis gender serta kepentingan perempuan, karena selama ini kepentingan perempuan tidak menjadi isu menarik yang dibicarakan oleh para kandidat meskipun secara mayoritas jumlah penduduk adalah perempuan. Ujar Sutri Destemi Elsi, S.IP,M.IP.

Pengabdian ini juga menggandeng mitra Ketua KPU Kota Jambi, Dr. Adithiya Diar, S.H,M.H, dan Ketua KPU Muaro Jambi Elfi Prasatia, SP,M.H. Dr. Adithiya Diar, S.H,M.H menyampaikan bahwa meskipun banyak isu negatif tentang pemilu, hendaknya hal tersebut tidak menurunkan semangat masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam pemilihan Kepala Daerah mendatang, bahkan hak pilih dapat tetap digunakan dengan aman di masa pandemi ini dengan asalkan tetap mengikuti protokoler kesehatan. Perempuan harus terlibat aktif dalam pemilu dengan menggunakan hak pilihnya, mengenali siapa saja yang akan mencalonkan diri.

Selain itu Ketua KPU Muaro Jambi, menyampaikan kita semakin yakin bahwa keberpihakan terhadap pemilih perempuan dalam regulasi baik itu Pemilu dan Pilkada sangat jelas, tinggal lagi bagaimana kita memaksimalkan hal tersebut guna memastikan perempuan tau akan hak konstitusionalnya sebagai warga negara dalam Pemilu dan Pilkada serta mau mengunakan hak tersebut dibilik suara pada hari pemungutan suara.

*Penulis: Sutri Destemi Elsi