Home / Mata Jambi / Diduga Anggur Impor Berformalin, Ini Dia Hasilnya

Diduga Anggur Impor Berformalin, Ini Dia Hasilnya

Jambi, halojambi.id – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi mengadakan sidak kepada pedagang anggur yang diduga menjual anggur impor murah yang dicurigai mengandung formalin, Rabu, (10/10) kemarin yang dilaksanakan di sekitaran Simpang Rimbo sekira pukul  07.00 WIB, sidak berjalan dengan lancar tanpa kendala.

Sidak dilakukan bertujuan untuk membuktikan benar atau tidaknya dugaan masyarakat yang menduga anggur tersebut mengandung formalin yang berbahaya bagi kesehatan.

Setelah itu, kelanjutan dari sidak tersebut keluarlah hasil uji formalin pada sampel anggur merah tersebut. Dari laboraturium Balai Pengawasan Obat Dan Makanan (BPOM) Jambi, dinyatakan bahwa anggur merah yang diduga mengandung formalin itu hasilnya negatif atau tidak mengandung formalin, keterangan tersebut didapat dari hasil sampel yang telah diuji sebelumnya.

Arsyad Nur, Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jambi mengatakan anggur yang dikirim dari hasil sidak pada Rabu (10/10) kemarin, telah keluar hasil laboratoriumnya pada Kamis (11/10) kemarin.

“Ada 3 sampel anggur merah yang diuji dari lokasi yang berbeda, berdasarkan uji laboraturium BPOM Jambi tidak ada kandungan formalin yang terdapat dalam anggur tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Yuhelza Liza, Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan Provinsi Jambi menjelaskan bahwa anggur tersebut di datangkan melalui Medan ke Jambi dan di impor langsung dari Cina secara legal.

” Anggur tersebut merupakan anggur jenis yang berbiji,” sebutnya.

Dikatakan Yuhelza, jika biasanya anggur tersebut dijual dengan harga kisaran Rp 50.000 – Rp 55.000 perkilogram, namun baru-baru ini di Jambi memang dijual kisaran harga Rp 40.000 perkilogram.

“Selisih harga yang sebelumnya dijual dengan harga yang sekarang, disebabkan karena kemungkinan meningkatnya produktivitas dan rendahnya biaya produksi serta adanya panen raya di negara asal anggur merah tersebut,” jelasnya.

Adapun faktor lainnya yang menyebabkan anggur tersebut murah, kata dia, dikarenakan tempat penjualannya di pinggir jalan dan merupakan tempat terbuka yang tidak begitu banyak mengeluarkan biaya dari segi tempat dan kemasan mungkin itu yang menyebabkan perbedaan harga jualnya dengan swalayan atau supermarket yang ada di Jambi.(Cw2)

About Halo Jambi

Baca Juga

Wakapolda Jambi Laksanakan Jumling ke Masjid Nurul Hikmah

Jambi, halojambi.id – Jumat (16/11) Wakapolda Jambi Brigjen Pol Drs. Ahmad Haydar, S.H., M.M. melaksanakan …