Home / Hukum Kriminal / Kejati Kembali Tetapkan 4 Tersangka Kasus Multieyear Pipanisasi Tanjabbar

Kejati Kembali Tetapkan 4 Tersangka Kasus Multieyear Pipanisasi Tanjabbar

Jambi, halojambi.id  – Kasus multieyear Pipanisasi Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) tahun 2009-2010 dengan total anggaran Rp 151 Miliar. Setelah menjebloskan Hendri Sastra ke Lapas Klas II A Jambi, kali ini Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi kembali menetapkan empat tersangka, Selasa (16/10)

Tersangka tersebut yakni, Sabar Barus mantan , Plh Kadis PU Tanjabbar sejak November sampai Desember 2010, Wendi Leo Heriawan selaku kuasa Direktur PT Batur Artha Mandiri, Eri Dahlan selaku Direktur PT Mega Citra Konsultan, dan Hendi Kusuma selaku pelaksana lapangan PT Mega Citra Konsultan.

Kasi Penyidikan Kejati Imran Yusuf mengatakan keempat nya tersebut di tahan setelah di lakukan pemeriksaan sejak pagi tadi sekitar pukul 10.00 wib.

“Setelah menjadi saksi dari pagi kemudian kita tetapkan tersangka mereka ini setelah bukti-bukti kuat,” katanya, Selasa (16/10).

Imran menyebutkan akibat perbuatan para tersangka tersebut negara mengalami keguguran mencapai Rp 18 Miliar lebih dari total anggaran seluruhnya yakni Rp 151 Miliar.

“Hasil audit BPKP tahun 2017 menyatakan kerugian negara mencapai Rp 18 miliar 400 juta lebih,” sebutnya

Sedangkan, tambah Imran, untuk dua tersangka lainnya yakni, Burlian Darahim dan Ketut telah meninggal dunia sehingga keduanya lepas dari status hukum.

“Ada surat kematianya untuk keduanya itu,” ungkapnya

Ke empat tersangka tersebut di jerat dengan Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dan subsider Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Untuk diketahui keempat tersangka tersebut dalam sidang dakwaan, Hendri Sastra kemarin, Senin (15/10/2018) disebut-sebut mengetahui dan ikut serta dalam korupsi Pipanisasi Tanjabbar tersebut. (Jir)

About Halo Jambi

Baca Juga

Tim Gabungan Kembali Grebek Penyelundupan Ribuan Baby Lobster

    Kota Jambi, halojambi.id – Tim Bareskrim Markas Besar Polisi Republik Indonesia (Mabes Polri) …