Home / Bisnis / Oktober 2018, Kota Jambi dan Muara Bungo Alami Inflasi Karena Cabai dan Emas

Oktober 2018, Kota Jambi dan Muara Bungo Alami Inflasi Karena Cabai dan Emas

Jambi, halojambi.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat pada bulan Oktober 2018 Kota Jambi mengalami inflasi sebesar 0,88 persen dan Kota Muara Bungo inflasi sebesar 0,51 persen.

Kepala BPS Provinsi Jambi, Dadang Hardiwan mengatakan Inflasi di Kota Jambi terjadi pada 6 (enam) kelompok pengeluaran barang dan jasa karena adanya kenaikan indeks. Demikian juga dengan inflasi di Kota Muara Bungo terjadi pada semua kelompok pengeluaran barang dan jasa karena adanya kenaikan indeks.

“Adanya kenaikan indeks Kota Jambi dan Muara Bungo sama-sama mengalami Inflasi pada Bulan Oktober 2018,” ujar Dadang, saat rilis di kantor BPS Provinsi Jambi, Kamis (01/11) siang.

Adapun Inflasi di Kota Jambi terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada 6 (enam) kelompok pengeluaran yaitu Kelompok Bahan Makanan sebesar 1,11 persen; Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau sebesar 0,58 persen; Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan Bakar sebesar 1,78 persen; Kelompok Sandang sebesar 0,7 persen; Kelompok Kesehatan sebesar 0,30 persen; dan Kelompok Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan sebesar 0,39 persen.

Sedangkan, Inflasi di Kota Muara Bungo terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada semua pengeluaran yaitu Kelompok Bahan Makanan sebesar 1,48 persen; kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau sebesar 0,06 persen; Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan Bakar sebesar 0,26 persen; Kelompok Sandang sebesar 0,44 persen; Kelompok Kesehatan sebesar 0,26 persen; Kelompok Pendidikan, Rekreasi, dan Olahraga sebesar 0,44 persen; serta Kelompok Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan sebesar 0,09 persen.

“Dalam pembentukan inflasi Kota Jambi sebesar 0,88 persen, andil terbesar adalah dari kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar sebesar 0,415 persen. Sedangkan Muara Bungo sebesar 0,51 persen, andil terbesar adalah dari kelompok bahan makanan sebesar 0,3546 persen,” jelasnya.

Komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya inflasi Kota Jambi Bulan Oktober 2018 antara lain: tarif air minum PDAM, cabai merah, daging ayam ras, udang basah, ikan gabus, bensin, beras, rokok kretek filter, emas perhiasan dan kangkung.

Sementara itu komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya inflasi Kota Muara Bungo adalah beras, cabai merah, tempe, emas perhiasan, mobil, laptop/notebook, roti manis, air conditioner (AC), shampo, dan televisi berwarna.

Dijelaskan Dadang, mengenai Laju inflasi tahun kalender’ Kota Jambi pada bulan Oktober sebesar 1,88 persen, dan laju inflasi “year on year” sebesar 4,28 persen. Sedangkan laju inflasi tahun kalender Kota Muara Bungo bulán Oktober sebesar 1,76 persen dan laju inflasi “year on year” sebesar 2,51 persen.

Mengenai Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Jambi sebesar 133,07 dan IHK Muara Bungo tercatat sebesar 131,92.

Dari 23 kota di Sumatera yang menghitung IHK, sebanyak 19 (Sembilan belas) kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi di Sumatera terjadi di Kota Medan sebesar 1,44 persen dan terendah terjadi di Kota Bandar Lampung sebesar 0,02 persen.

Dari 82 Kota yang menghitung IHK di Indonesia, sebanyak 66 (enam puluh enam) kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi di Kota Palu sebesar 2,27 persen dan terendah di Kota Cilegon sebesar 0,01 persen. (uya)

About Halo Jambi

Baca Juga

Original Levi’s Store Hadir di Jamtos

Jambi, halojambi.id – Jeans adalah salah satu pakaian favorit yang disukai oleh berbagai kalangan dan …